Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dian Fatwa membeberkan beberapa hal yang akan disampaikan calon presiden nomor urut 02 pada debat capres kedua bertema lingkungan hidup. Prabowo akan memberikan gagasan tentang pengoptimalan ekonomi berwawasan lingkungan mengacu pada Sustainable Development Goals yang ditetapkan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Sustainable Development Goals tahun 2030 adalah bagaimana pembangunan ini tidak menafikan persoalan lingkungan. Lingkungan kan tidak pernah dihitung dalam US dolar?" ujar Dian di Media Center BPN, Kebayoran Baru, Senin, 21 Januari 2019.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dian menuturkan visi pembangunan Prabowo adalah bagaimana pembangunan dan kegiatan ekonomi dapat dilakukan tanpa harus kehilangan lahan konservasi. "Ketika membuka lahan untuk perkebunan, kenapa harus membuka lahan konservasi kalau bisa restorasi?"
Dalam merealisasikan visi itu, Prabowo – Sandiaga akan memetakan, mendata dengan menggunakan Big Data, dan perencanaan. Baik Prabowo maupun Sandiaga, kata dia, menekankan perencanaan matang sebelum eksekusi.
Baca: Kata Eep Soal Prabowo, Sandiaga, Jokowi, Ma'ruf di Debat Capres
Ia mengkritik pemerintahan Jokowi yang disebutnya menangani masalah lingkungan secara ad hoc, hanya untuk kepentingan pemilu. “Kami ingin melakukan pendekatan strategis, yang tentu saja ini pendekatan menengah dan jangka panjang."
Selain Lingkungan Hidup, debat capres kedua nanti akan membahas isu-isu energi, pangan, sumber daya alam, dan infrastruktur. Debat akan dilaksanakan 17 Februari 2019 dan hanya diikuti oleh masing-masing capres, yaitu Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo.