Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pendidikan

Karena Hamil, Ari Puspita Sari Tak Tangani Pasien Covid-19

Ari Puspita Sari, perawat di Surabaya yang meninggal, tak menangani pasien Covid-19 karena sedang hamil.

18 Mei 2020 | 22.14 WIB

Petugas medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020. Juru Bicara Kasus Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan update terbaru jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia mencapai 17.025 kasus. Sebanyak 3.911 orang dinyatakan sembuh dan  1.089 orang meninggal dunia. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Perbesar
Petugas medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020. Juru Bicara Kasus Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan update terbaru jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia mencapai 17.025 kasus. Sebanyak 3.911 orang dinyatakan sembuh dan 1.089 orang meninggal dunia. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Surabaya - Rumah Sakit Royal Surabaya mengatakan Ari Puspita Sari, perawat yang meninggal dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), tak pernah merawat pasien Covid-19.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Juru Bicara Covid-19 RS Royal Surabaya Dewa Nyoman Sutanaya mengatakan Ari Puspita bukanlah perawat yang bertugas menangani kasus Corona. 

"Iya perawat di sini. Bukan (khusus menangani pasien corona). Perawat yang di luar tim corona, karena kan tidak boleh ada yang hamil," kata Dewa, Senin, 18 Mei 2020.

Pihak RS Royal menyatakan tidak mengetahui secara pasti Ari Puspita tertular Covid-19 dari mana.

"Dugaan awal terpapar, bermacam-macam. Dari rumah bisa, risiko kerjaan bisa, kami tidak bisa menduga-duga. Nanti tracing-nya biarkan teman-teman Dinas Kesehatan Kalau kami yang menduga terkena dari mana masih terlalu luas," katanya.

Sementara mengenai adanya penyakit penyerta, Dewa menjelaskan, sejauh ini rumah sakit belum mendapat informasi karena hanya mendapat informasi bahwa perawat tersebut sedang hamil.

"Yang kami tahu dia sedang hamil. Tapi secara keilmuan memang orang hamil lebih rentan. Beliaunya tidak dirawat di ruang isolasi, tapi disendirikan. Sudah ada protokol seperti itu," katanya.


Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus