Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM mengecam tindakan teror terhadap jurnalis perempuan. Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM Abdul Haris Semendawai mengatakan kecaman ini termasuk teror ke salah satu wartawan desk politik dan host siniar Bocor Alus Politik Tempo, Francisca Christy Rosana.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Kemudian teror itu juga sepertinya memang ditargetkan kepada salah satu korban jurnalis perempuan," kata Abdul di Komnas HAM, Jakarta Pusat, pada Kamis, 27 Maret 2025.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dalam siniar Bocor Alus, terdapat enam host yang tampil pada tayangan tersebut. Dari keenam host itu, hanya ada satu jurnalis perempuan yaitu Francisca Christy Rosana.
Abdul menyebut jika jurnalis perempuan memang rentan menjadi sasaran tindakan teror hingga kekerasan. Komnas HAM, kata Abdul, akan menggali lebih lanjut alasan bentuk ancaman selalu tertuju pada jurnalis perempuan. "Jadi sepertinya memang mengarahkan serangan itu kepada jurnalis perempuan. Apakah karena perempuannya dia dijadikan sasaran? Itu juga mungkin perlu digali lebih lanjut ya," tutur dia.
Abdul menduga teror tersebut juga memiliki hubungan dengan produk jurnalistik yang dibuat oleh Tempo. Termasuk, kata dia, siniar Bocor Alus yang memberikan informasi terkini melalui tayangan YouTube.
Meski begitu, dia belum dapat memastikan jika informasi tersebut adalah benar. Abdul kembali menyatakan kabar itu baru kemungkinan yang berhubungan dengan karya-karya jurnalistik Tempo. "Produk mereka tuh banyak ya. Tetapi kemungkinan besar itu masih ada kaitan dengan salah satu yang pernah dipublikasikan melalui Bocor Alus," kata Abdul.
Sebelumnya, kantor Tempo mendapat kiriman kepala babi pada Rabu, 19 Maret 2025. Kepala babi tersebut dibungkus kotak kardus yang dilapisi styrofoam.
Kotak berisi kepala babi tersebut ditujukan kepada “Cica”. Di Tempo, Cica adalah nama panggilan Francisca Christy Rosana.
Paket tersebut diterima satuan pengamanan Tempo pada Rabu sekitar pukul 16.15 WIB. Cica baru menerima pada Kamis, 20 Maret 2025 pukul 15.00.
Setelah paket potongan kepala babi, kantor redaksi Tempo mendapatkan kiriman kedua berupa kotak berisi bangkai tikus yang dipenggal, Petugas kebersihan Tempo menemukannya kardus berisi enam ekor tikus pada Sabtu, 22 Maret 2025, pukul 08.00 WIB.
Agus, petugas kebersihan Tempo, menduga kotak kardus yang dibungkus dengan kertas kado bermotif bunga mawar merah itu berisi mi instan. Kotak itu sedikit penyok. "Ketika dibuka, isinya kepala tikus," kata dia.
Agus lalu memanggil petugas kebersihan lain dan satpam Tempo. Ketika mereka membukanya, ada enam bangkai tikus dengan kepala terpenggal yang ditumpuk dengan badannya. Tak ada tulisan apa pun di kotak kardus tersebut. Enam adalah jumlah host siniar Bocor Alus Politik yang tayang tiap Sabtu pukul 11.00 WIB di YouTube Tempodotco.
Pilihan Editor: Komnas HAM Sebut Serangan Teror ke Tempo Bersifat Sistematis
Egi Adyatama berkontribusi dalam pembuatan artikel ini.