Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Nusa

Lagu Band Sukatani dan Tagline No Justice No Peace Disuarakan Aksi Indonesia Gelap BEM Nusantara Jawa Barat

Aksi demonstrasi BEM Nusantara Jawa Barat di depan Gedung DPRD Jawa Barat meneriakkan"no justice no peace" dan nyanyikan lagu Band Sukatani.

24 Februari 2025 | 08.16 WIB

Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Jawa Barat melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Jawa Barat, 21 Februari 2025. Tempo/Natau Lasniroha Sinaga
Perbesar
Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Jawa Barat melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Jawa Barat, 21 Februari 2025. Tempo/Natau Lasniroha Sinaga

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Jawa Barat gelar aksi di depan Gedung DPRD Jawa Barat pada Jumat, 21 Februari 2025. Sebanyak 2000 mahasiswa kompak menyanyikan lagu “Bayar Bayar Bayar” karya band Sukatani yang baru-baru ini sempat ditarik sambil menggaungkan tagline no justice no peace, fu*k the police.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Koordinator BEM Nusantara Yoga Muhammad, mengatakan pihaknya datang dengan membawa sepuluh tuntutan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Diantaranya, evaluasi kebijakan efisiensi anggaran, penghapusan dwi fungsi abri, dan menghentikan pengesahan dan merevisi UU Masyarakat Adat yang dianggap tidak memenuhi kepentingan dan hak hak masyarakat adat.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Selain itu mereka juga meminta pemerintah untuk mengevaluasi total terkait Program MBG, penuntasan permasalahan reforma Agraria yang tak kunjung usai, mendesak pemerintah terkait reformasi polri, merevisi kembali UU Minerba, mendesak untuk dipercepatnya pembahasan dan pengesahan UU Perampasan Aset, pemerataan pendidikan pada masyarakat, dan pengakuan dan perlindungan atas hak-hak buruh.

Berbeda dari biasanya, aksi kali ini diwarnai dengan warna hitam. Mahasiswa kompak membuka almamater mereka dan memperlihatkan warna hitam sebagai tanda Indonesia Gelap. “Kita hitam yang menyatukan semua warna, kita punya keresahan yang sama, kita punya keinginan yang sama untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Maka kami adalah hitam yang menyatukan semua warna,” kata Yoga saat ditemui pada Jumat, 21 Februari 2025 di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Aksi ini dimulai pada pukul 13.30, mahasiswa dari berbagai Universitas di Jawa Barat berkumpul di Tugu Merdeka sebelum akhirnya berangkat bersama menuju gedung rakyat. Tempat aksi semakin padat pukul 16.24, oleh universitas lain yang datang dengan membawa tuntutan sama.

Yoga menyebut, jika aksi kali ini tidak didengar atau ditanggapi, berarti pemerintah sedang merepresentasikan oligarki, sehingga akan melakukan konsolidasi secara besar-besaran terhadap semua elemen kembali. “Eskalasi ini akan terus berlanjut dan kami perbesar, bahwa Prabowo Subianto, Gibran, atau Dewan Perwakilan Rakyat, hari ini bukan merepresentasikan rakyat melainkan oligarki yang ada,” kata dia.

Kendati demikian, mulai dari langit cerah, hujan hingga gelap, aksi demonstrasi yang dilancarkan BEM Nusantara Jawa Barat belum bisa menang. Pihak DPRD sama sekali tidak memberikan tanggapan bahkan keluar untuk menemui demonstran. Yoga menegaskan, aksi ini akan berlanjut untuk waktu yang masih belum bisa ditentukan.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus