Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pendidikan

Layanan Periksa Mata yang Ditanggung oleh BPJS Kesehatan Tahun 2024

Yang ditanggung BPJS Kesehatan termasuk background retinophaty, pada kasus ini pembuluh darah di mata yang merusak adalah penyakit diabetes bawaan.

18 Februari 2024 | 14.41 WIB

Petugas medis mengecek ketebalan katarak pada mata pasien sebelum dilakukan operasi katarak di Rumah Sakit Mata Provinsi NTB di Mataram, NTB, Jumat, 19 November 2024. Menurut data Rumah sakit Mata Provinsi NTB, kasus kebutaan di NTB menduduki posisi kedua setelah Jawa Timur dengan persentase sebesar 4 persen dengan penyebab tertinggi dari penyakit katarak. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Perbesar
Petugas medis mengecek ketebalan katarak pada mata pasien sebelum dilakukan operasi katarak di Rumah Sakit Mata Provinsi NTB di Mataram, NTB, Jumat, 19 November 2024. Menurut data Rumah sakit Mata Provinsi NTB, kasus kebutaan di NTB menduduki posisi kedua setelah Jawa Timur dengan persentase sebesar 4 persen dengan penyebab tertinggi dari penyakit katarak. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Mata merupakan organ vital manusia yang menunjang dalam beraktivitas, tentunya jika terjadi penyakit yang menyerang mata tidak akan membuat nyaman dalam melakukan segala hal. Merujuk dari laman Klinik Mata KMU berikut layanan pemeriksaan mata yang mendapat subsidi dari BPJS Kesehatan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

1. Background Retinopathy

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Pasien yang memiliki riwayat hipertensi biasanya diikuti oleh penyakit bawaan lain seperti background retinophaty. Kondisi demikian terjadi akibat pembuluh darah di mata alami kerusakan seperti penebalan dan pelebaran. Sehingga penglihatan terganggu dan memerlukan tindakan medis segera.

2. Retinopati Diabetik

Hampir sama dengan background retinophaty pada kasus ini pembuluh darah di mata yang merusak adalah penyakit diabetes bawaan. Pembuluh darah yang kecil pecah sehingga penglihatan buram atau kunang-kunang.

3. Glaukoma

Ketika saraf optik yang ada di dalam mata alami kerusakan secara bertahap atas tekanan pada mata. Kondisi ini banyak menyerang usia lanjut yang alami kemunduran organ-organ vital dalam tubuhnya.

4. Glaukoma Suspek

BPJS juga menanggung pasien yang berobat mata dengan kasus glaukoma suspek, berbeda dengan glaukoma yang bisa menyebabkan kehilangan penglihatan sepenuhnya. Di sini terjadi hilangnya sebagian penglihatan mata.

5. Katarak

Terhalanginya lensa mata dengan kotoran membuat pasien alami kabur penglihatan yang sangat tidak nyaman. Pasien dengan kondisi katarak dapat melakukan operasi untuk menghilangkan bagian yang menghalangi lensa mata.

6. Presbiopi

Ketidakmampuan mata untuk melihat benda dari jarak jauh juga mendapat subsidi dari BPJS Kesehatan. Pasien diminta untuk rekam lensa mata, pembacaan angka dan huruf dari jarak jauh menggunakan bantuan lensa, serta rujukan untuk membuat kacamata menggunakan BJPS.

7. Low Vision

Pasien akan kehilangan sebagian fungsi penglihatan sehingga terganggu dalam beraktivitas seperti melihat dari jarak tertentu, hanya dapat membaca dengan huruf berukuran besar, dan baru bisa melihat jelas di tempat bercahaya terang.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus