Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

PDIP: Ormas Gerakan Rakyat Perkuat dan Sehatkan Demokrasi

PDIP menyambut baik pendirian ormas Gerakan Rakyat yang didirikan loyalis eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Diharapkan dapat menjadi penyeimbang kekuatan kekuasaan.

28 Februari 2025 | 13.20 WIB

Ketua Umum Ganjarian Mohamad Guntur Romli saat deklarasi Ganjarian Spartan Ganjar Pranowo di Jakarta, Rabu, 18 Januari 2023. Mereka menilai Ganjar sebagai sosok penerus Presiden Joko Widodo alias Jokowi. TEMPO/Subekti.
Perbesar
Ketua Umum Ganjarian Mohamad Guntur Romli saat deklarasi Ganjarian Spartan Ganjar Pranowo di Jakarta, Rabu, 18 Januari 2023. Mereka menilai Ganjar sebagai sosok penerus Presiden Joko Widodo alias Jokowi. TEMPO/Subekti.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Guntur Romli mengatakan, partainya menyambut baik pendirian organisasi masyarakat Gerakan Rakyat yang didirikan pendukung eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Guntur menilai, pendirian ormas Gerakan Rakyat harus menjadi simbol kebebasan berkumpul dan berserikat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara 1945. "Didirikannya ormas Gerakan Rakyat kami pikir bagus. Perkuat dan menyehatkan demokrasi," kata Guntur saat dihubungi Tempo, Jumat, 28 Februari 2025.

Ia berharap, ormas Gerakan Rakyat dapat terus turut serta dalam membela kepentingan rakyat, salah satunya dengan memberikan pendidikan politik. PDIP, Guntur melanjutkan, tak merasa keberatan atau terganggu dengan berdirinya ormas ini. Justru, pendirian ormas Gerakan Rakyat menjadi suatu cerminan akan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya berserikat dan mendirikan simpul.

"Di tengah kondisi politik saat ini, ormas Gerakan Rakyat bisa menjadi kekuatan penyeimbang di luar pemerintah," ujarnya.

Kemarin, di Gedung Jakarta Inisiatif Office Cilandak, Jakarta Selatan. Wakil Ketua Umum Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan merangkap Juru Bicara Gerakan Rakyat Yusuf Lakaseng menyatakan ormas ini berangkat dari ide dan gagasan eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Yusuf menjelaskan, ide dan gagasan tersebut, utamanya adalah persoalan pendidikan sebagai jalan mewujudkan kemajuan dan kemakmuran bagi rakyat.

Ia menekankan, gagasan-gagasan tersebut diharapkan mampu merepresentasikan ormas secara umum yang memang berfokus pada pergerakan rakyat.

"Gerakan rakyat harus sudah menjadi gerakan orang banyak, gerakan publik, tidak lagi menjadi personifikasi Anies sebagai individu," kata Yusuf.

Berdasarkan unggahan Instastory dari akun Instagram resmi @gerakanrakyat.id, Anies terlihat turut menghadiri acara deklarasi dan pelantikan Dewan Pimpinan Pusat ormas itu.

Dalam unggahan tersebut, Anies tampak mengenakan jaket bomber berwarna oranye yang merupakan warna identitas ormas Gerakan Rakyat, seragam dengan pakaian anggota lain yang hadir.

Dari keterangan Yusuf, untuk saat ini, kepengurusan Gerakan Rakyat sudah terbentuk di seluruh provinsi dan sudah terbentuk di lebih 50 persen kabupaten/kota.

 

Hanin Marwah berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Andi Adam Faturahman

Andi Adam Faturahman

Berkarier di Tempo sejak 2022. Alumnus Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mpu Tantular, Jakarta, ini menulis laporan-laporan isu hukum, politik dan kesejahteraan rakyat. Aktif menjadi anggota Aliansi Jurnalis Independen

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus