Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Berita Tempo Plus

Mencari Kandang Kuda Terbang

Perangkat penyadapan Pegasus ditengarai telah dioperasikan bertahun-tahun di Indonesia. Mengancam gerakan pro-demokrasi.

12 Juni 2023 | 00.00 WIB

Ilustrasi peretasan aplikasi whatsapp. Shutterstock
Perbesar
Ilustrasi peretasan aplikasi whatsapp. Shutterstock

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Pola peretasan yang dialami aktivis dan jurnalis beberapa tahun terakhir menjadi indikasi perangkat lunak mata-mata buatan Israel, Pegasus, telah lama dioperasikan di Indonesia.

  • Kasus penyalahgunaan Pegasus terkuak di banyak negara. Jejak penyalahgunaan serupa terendus di Indonesia.

  • Dua perusahaan di Jakarta ditengarai menjadi pintu masuk NSO Group, pengembang Pegasus, untuk memasarkan produk pengintaianya di Indonesia. BIN dan Polri dicurigai sebagai pengguna.

JAKARTA -- Damar Juniarto sudah lama mendengar bahwa Pegasus, perangkat lunak yang dikembangkan perusahaan siber intelijen asal Israel, NSO Group Technologies, telah masuk ke Indonesia. Lima tahun lalu, pada masa sekitar Pemilihan Umum 2019, seorang pejabat pemerintah bercerita kepada Damar bahwa ada seorang bekas wakil menteri yang membeli Pegasus. “Pejabat itu melihat alat itu didemonstrasikan dan bekerja,” kata Damar, Direktur Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFENet), kepada tim IndonesiaLeaks di Jakarta.  

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus