Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

PKS Bentuk Tim Pemenangan, Edy Rahmayadi: Kadernya Militan

Kader PKS di Sumatera Utara diminta segera bergerak untuk memenangkan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah di pilgub Sumut.

6 Januari 2018 | 21.31 WIB

Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (kiri) dan Musa Rajeckshah (kanan) saat menghadiri acara Konsolidasi pasangan Calon Kepala Daerah PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, 4 Januari 2018. TEMPO/Dhemas Reviyanto
Perbesar
Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (kiri) dan Musa Rajeckshah (kanan) saat menghadiri acara Konsolidasi pasangan Calon Kepala Daerah PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, 4 Januari 2018. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Medan - Partai Keadilan Sejahtera mendeklarasikan dan mengukuhkan tim pemenangan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah untuk pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018. Dalam deklarasi tersebut, Ketua DPW PKS Sumut Muhammad Hafez dipercaya dan diangkat menjadi Koordinator Tim Pemenangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah alias Ijeck untuk tingkat provinsi.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Koordinator Wilayah Daerah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) DPP PKS Hermanto mengatakan, seluruh tim dan kader PKS harus benar-benar serius untuk memenangkan pasangan Edy-Ijeck. "Bukan hanya berkaitan dengan politik, tetapi untuk tujuan lebih besar dalam menyejahterakan masyarakat," kata dia pada Sabtu, 6 Januari 2018.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Hafez yang kini dipilih menjadi koordinator pemenangan dinilai memiliki pengalaman yang bagus dalam memenangkan PKS di Pilgub Sumut. Dalam pilgub Sumut pada tahun 2008 dan 2013, PKS mampu meraih kemenangan dan menjadikan kadernya sebagai pemimpin di daerah itu.

Karena itu, pihaknya mengajak seluruh kader PKS untuk membangkitkan semangat kembali dalam memenangkan pasangan Edy-Ijeck. "Kita tidak ada waktu lagi untuk tidur, tidak ada lagi waktu istirahat," kata Hafez.

Sementara itu, Edy Rahmayadi mengatakan, pihaknya sangat mengetahui militansi kader PKS, terutama dalam memperjuangkan sesuatu yang sudah menjadi keyakinan. Keinginannya menjadi cagub Sumut dengan berhenti dari kedinasan TNI lebih awal karena mengandung cita-cita lebih besar dalam memajukan provinsi tersebut. "Kita punya cita-cita dan ini adalah ibadah," kata dia

Untuk memenangkan pilgub, mantan Pangkostrad tersebut menilai perlunya peningkatan elektabilitas dengan memaksimalkan jaringan hingga ke tingkat desa. Edy Rahmayadi menilai upaya tersebut semakin positif dengan jaringan PKS yang diketahui sangat militan hingga ke pedesaan.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus