Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Arifin Panigoro ikut membesarkan program Indonesia Mengajar sejak 2009.
Saat mahasiswa Arifin membuat perusahaan instalasi listrik nyaris tanpa memiliki modal.
Arifin wafat saat menjalani pengobatan kanker paru-paru di Mayo Clinic, Amerika Serikat.
MENULIS obituari Arifin Panigoro sungguh (bukan) pekerjaan mudah. Kang Pipin—begitu panggilan akrabnya—adalah sosok multitalenta yang telah mengubah sejarah orang banyak, termasuk yang tak mengenalnya secara pribadi. Kalangan diplomat menyebutnya sebagai the movers and shakers alias tokoh yang kerap menyebabkan perubahan di masyarakat. Itu sebabnya menulis obituari almarhum yang pas dalam keterbatasan dua halaman majalah boleh dikata sebuah mission: impossible.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo