Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Muncul dugaan baru soal alasan BLACKPINK batal tampil di Gedung Putih, istana kepresidenan Amerika Serikat pada 2023 lalu. Sebuah video viral menunjukan bahwa pertunjukan itu gagal karena Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee tidak ingin BLACKPINK tampil. Hal tersebut diduga karena tidak suka berada di sekitar perempuan yang lebih muda.
Pilihan Editor: Menunggu Comeback BLACKPINK, Ini Proyek Para Member pada 2025
Park Ji Won dan Park Sun Won, anggota Partai Demokrat dan mantan perwira Dinas Intelijen Nasional, baru-baru ini muncul di berbagai saluran YouTube serta radio CBS mengungkapkan hal tersebut. "Kim Keon Hee tidak menyukai perempuan muda dan memblokir pertunjukan," ungkapnya, dikutip dari Allkpop. "Kim Keon Hee yang menyebabkan pembatalan."
Kim Keon Hee Disebut Bukan Penyebab BLACKPINK Batal Tampil di Gedung Putih
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Namun beberapa mantan pejabat kantor kepresidenan Korea Selatan yang paham dengan situasi tersebut telah membantah rumor yang beredar. "Itu tidak benar," ujarnya, menurut laporan Joongang Ilbo. Mereka menjelaskan bahwa pertunjukan tersebut dibatalkan karena masalah keuangan dan Kim Keon Hee tidak menentang hal tersebut.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Seorang anggota dari Partai Kekuatan Rakyat menyatakan bahwa pada saat itu, BLACKPINK telah setuju untuk tampil tanpa biaya jaminan terpisah. “Tetapi biaya untuk staf, persiapan pertunjukan, dan biaya undangan Lady Gaga terlalu sulit untuk ditanggung oleh kedua pemerintah,” ungkapnya pada Rabu, 19 Februari 2025.
Kunjungan kenegaraan Presiden Yoon Suk Yeol ke Amerika Serikat dua tahun lalu dilakukan dengan tertutup. Amerika Serikat telah meminta dirahasiakan sampai pengumuman resmi. Hal ini karena hanya dua kepala negara asing yang dapat kehormatan setiap tahun.
Pada awal Februari 2023, hanya dua bulan sebelum kunjungan, Gedung Putih dilaporkan menyarankan pertunjukan BLACKPINK dan Lady Gaga ke Kedutaan Besar Korea di AS. Dikatakan bahwa itu keinginan kantor ibu negara. Ini menunjukkan bahwa Jill Biden, Ibu Negara AS pada saat itu, telah menunjukkan minat yang besar. "Cucu perempuan Joe Biden adalah penggemar berat BLACKPINK," ungkap seorang mantan pejabat kepresidenan.
Masalah Biaya Penampilan BLACKPINK dan Lady Gaga
Proposal terkait penampilan BLACKPINK dan Lady Gaga ini menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut di dalam kantor kepresidenan. Biasanya, negara yang mengundang akan menanggung semua biaya untuk kunjungan kenegaraan. Namun untuk pertunjukan kali ini, pihak AS mengusulkan bahwa mereka akan menanggung biaya Lady Gaga, sementara Korea Selatan akan menanggung BLACKPINK. Bagi kantor kepresidenan Korea Selatan kondisi ini sulit untuk diterima. Proses ini pun akhirnya menyebabkan penundaan dalam pelaporan kepada Presiden Yoon Suk Yeol.
Namun, masalah biaya tetap menjadi hambatan. Meskipun BLACKPINK setuju untuk tidak mengambil jaminan terpisah mengingat sifat pertunjukannya, biaya untuk persiapan tempat dan perjalanan staf saja diperkirakan mencapai beberapa ratus juta Korea Won. Hal yang sama juga dihadapi AS dalam mengamankan Lady Gaga seperti yang direncanakan semula.
"Kami menilai bahwa tidak pantas menggunakan uang pembayar pajak atau sponsor perusahaan untuk penampilan tersebut," ujar seorang pejabat kepresidenan. Pada akhirnya, diputuskan untuk tidak melanjutkan pertunjukan.
SOFWA NAJLA TSABITA SUNANTO
Pilihan Editor: Kolaborasi Para Anggota Blackpink dalam Karier Solonya