Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Bus Listrik Trans Semanggi di Surabaya Berhenti Beroperasi, Kenapa?

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Jawa Timur, telah melaporkan bus listrik Tran Semanggi telah berhenti beroperasi pada awal tahun ini.

11 Januari 2023 | 08.30 WIB

bus listrik berkonsep BTS beroperasi di Surabaya. (Foto: ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)
Perbesar
bus listrik berkonsep BTS beroperasi di Surabaya. (Foto: ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Jawa Timur, telah melaporkan bus listrik Tran Semanggi telah berhenti beroperasi pada awal tahun ini. Armada kendaraan listrik itu tak lagi beroperasi sejak 1 Januari 2023.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Tundjung Iswandaru. Dirinya menjelaskan keputusan pemberhentian layanan bus listrik itu atas arahan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Nantinya Kemenhub bakal mengevaluasi operasinal bus listrik yang sudah beroperasi di Surabaya sejak 20 Desember 2022. Selain itu mereka juga masih membahas perpanjangan kontrak dengan pihak operator.

"Kami terus mendorong agar layanan bus listrik dapat segera beroperasi kembali di Kota Pahlawan. Sebab, penyedia layanan ini adalah Kemenhub RI yang bekerjasama dengan DAMRI," kata dia, dilansir Tempo.co dari situs berita Antara hari ini, Rabu, 11 Januari 2023.

Lebih lanjut dirinya menyebut kontrak antara Kemenhub dengan DAMRI tidak berkaitan langsung dengan Dishub Surabaya. Pihak Dishub Surabaya hanya sekedar menyiapkan rute, jalur dan fasilitas pendukung, berupa halte dan bus stop.

"Mengingat tahun 2022 baru diluncurkan pada 20 Desember, otomatis selesai kontrak tanggal 31 Desember, berarti hanya 10 hari (beroperasi). Jadi jangan salah sangka bahwa pemkot diberi bus listrik, bukan. Bus listrik tersebut milik DAMRI yang dibayar Kemenhub untuk biaya layanannya," jelas dia.

Tundjung melaporkan bahwa saat ini Kemenhub berencana memperbarui kontrak dengan DAMRI. Kemenhub RI, lanjut dia, telah berjanji untuk kembali mengoperasikan bus listrik di Kota Surabaya sesegera mungkin.

"Kemenhub RI tanggal 3 Januari 2023 bersurat kepada Pemkot Surabaya, untuk memohon waktu, bahwa layanan bus listrik masih dilakukan evaluasi operasional dan kontrak," kata Tundjung.

"Jadinya kemarin mungkin dalam pengoperasiannya ada yang tersendat atau kurang lancar suplai kelistrikan, makanya ini lagi dievaluasi. Mereka (Kemenhub) berjanji akan segera mungkin melakukan layanan kembali di Kota Surabaya," tutup dia.

ANTARA

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus