Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gerindra Kota Depok bakal mengusung kader internalnya, yaitu Pradi Supriatna untuk maju dalam Pilkada Depok 2020.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Kami sudah sepakat untuk mengusung kembali Pradi Supriatna menjadi calon wali kota atau wakil wali kota," kata Ketua Harian Partai Gerindra Depok, Jamaludin, Jumat, 14 Juni 2019.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Pradi Supriatna saat ini masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok yang berpasangan dengan Wali Kota Mohammad Idris. Pradi juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok.
Adapun tahapan pilkada Depok akan dimulai pada September 2019 dan pencoblosan dilaksanakan pada September 2020. Sedangkan pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih dilakukan pada Februari 2021.
Menurut Jamal, masih terbuka peluang untuk kembali berpasangan dengan Mohammad Idris pada Pilkada Depok 2020. Namun jika tidak berpasangan lagi, maka partainya telah siap. "Tentunya kami menyiapkan beberap opsi, karena dalam politik tentunya tak lepas dari dinamika hingga detik-detik terakhir," ujarnya.
Jamal mengatakan partainya sudah menyiapkan beberapa tokoh-tokoh masyarakat untuk mendampingi Pradi Supriatna. "Ada dari pengusaha seperti Yahman, tokoh pendidikan Acep, ada juga dari birokrat yang siap berpasangan dengan Pradi. Sedangkan dari politisi ada sejumlah nama seperti Hendrik Tangke Alo (PDIP), Edi Sitorus (Demokrat), Hafidz (PKS), Babai Suhaimi (PKB), Conita (PPP) dan lainnya," kata dia.
Secara informal, kata Jamal, Gerindra Depok telah melakukan penjajakan mengenai peluang untuk melakukan koalisi di Pilkada Depok 2020. "Komunikasi terus kami jalin dengan partai-partai untuk bersama-sama maju di Pilkada Depok," ujarnya.