Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Gojek Beri Bantuan Belanja Sembako ke Driver, MTI Sebut Patut Dicontoh

Harya S. Dillon dari MTI mengatakan bantuan tersebut akan membantu meringankan beban para mitra Gojek yang tentunya juga terdampak pandemi.

11 Agustus 2021 | 00.22 WIB

Para pengendara Gojek mengikuti vaksinasi di Kemayoran, Jakarta, Kamis 29 April 2021. Vaksinasi kerjasama Gojek dan Halodoc tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda mulai 29 April 2021, layanan vaksinasi yang berlokasi di Kemayoran Jakarta Pusat dan WestOne City Cengkareng Jakarta Barat ini akan melayani sampai 1.500 dosis vaksin untuk mitra driver setiap harinya. Tempo/Tony Hartawan
Perbesar
Para pengendara Gojek mengikuti vaksinasi di Kemayoran, Jakarta, Kamis 29 April 2021. Vaksinasi kerjasama Gojek dan Halodoc tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda mulai 29 April 2021, layanan vaksinasi yang berlokasi di Kemayoran Jakarta Pusat dan WestOne City Cengkareng Jakarta Barat ini akan melayani sampai 1.500 dosis vaksin untuk mitra driver setiap harinya. Tempo/Tony Hartawan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Jakarta - Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai langkah Gojek memberikan bantuan belanja sembako kepada ratusan ribu mitra drivernya patut dicontoh perusahaan besar lainnya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sekretaris Jenderal MTI Harya S. Dillon (Koko) mengatakan bantuan tersebut akan membantu meringankan beban para mitra Gojek yang tentunya juga terdampak pandemi.

“Jangan berburuk sangka (dengan bantuan Gojek). Harusnya kita melihat ini dari kacamata kemanusiaan.  Yang dilakukan Gojek akan meringankan kesulitan sesama di masa pandemi,” kata Koko dalam keterangannya, Selasa, 10 Agustus 2021.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Menurut Koko, mereka yang terhubung dengan ekosistem daring ini perlu mendapat prioritas. Selain kontribusinya pada perekonomian besar, secara administratif data mitra sudah tersusun baik, sehingga  memudahkan  penyaluran bantuan lebih tepat sasaran. 

Gojek sebelumnya menyalurkan bantuan belanja sembako senilai total Rp 25 Miliar secara cashless atau non-tunai, langsung ke akun ratusan ribu mitra driver di seluruh Indonesia.

“Bantuan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Program Kesejahteraan Mitra Driver yang telah dan terus berjalan untuk membantu mitra-mitra kami di masa pandemi ini,” kata CEO Gojek Kevin Aluwi.

Selanjutnya: Sejak awal pandemi Covid-19 di Indonesia...

Sejak awal pandemi Covid-19 di Indonesia, Gojek telah membantu mitra driver melalui Program Kesejahteraan Mitra Driver yang berfokus pada tiga hal yakni penyediaan layanan dan perlengkapan kesehatan, keringanan beban biaya harian, dan bantuan pendapatan.

Tiga inisiatif ini telah dilaksanakan melalui adanya Dana Bantuan Mitra senilai Rp100 miliar yang di antaranya berasal dari donasi 25 persen gaji tahunan jajaran manajemen senior dan anggaran kenaikan gaji tahunan seluruh karyawan. 

Program Kesejahteraan Mitra Driver di masa pandemi Covid-19 telah menjadi komitmen berkelanjutan dengan ditopang berbagai inisiatif mulai dari penyediaan perlengkapan kesehatan yang mendukung operasional mitra di saat pandemi, jaminan asuransi kesehatan, program bantuan sembako, paket makanan hemat dan sehat bagi mitra driver dan keluarga, serta bantuan pendapatan bagi mitra driver yang terpapar Covid-19 dan terpaksa harus berhenti bekerja untuk sementara waktu. 

Gojek juga bekerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta untuk dapat meminimalisasi dampak ekonomi yang disebabkan oleh pandemi. Misalnya, melalui program relaksasi cicilan kendaraan, memastikan agar para mitra driver dapat berpartisipasi dalam skema bantuan pemerintah, hingga kolaborasi dengan pemerintah dan swasta untuk mengakselerasi vaksinasi Covid-19 bagi mitra driver.

Friski Riana

Lulus dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana pada 2013. Bergabung dengan Tempo pada 2015 di desk hukum. Kini menulis untuk desk jeda yang mencakup isu gaya hidup, hobi, dan tren. Pernah terlibat dalam proyek liputan Round Earth Media dari International Women’s Media Foundation dan menulis tentang tantangan berkarier para difabel.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus