Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan berencana memberlakukan kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas jalan tol seperti Jagorawi, Tangerang dan Depok. Kebijakan ganjil genap itu sudah diberlakukan di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur di jalan tol Jakarta-Cikampek.
Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, ada tiga tempat yang sedang dievaluasi. Namun Budi memprioritaskan kebijakan ganjil genap diterapkan di jalan tol Jagorawi dan Tangerang.
"Kami akan kerjakan Jagorawi dulu atau Tangerang, karena dua-duanya sudah minta," katanya di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu, 14 Maret 2018.
Baca: Menhub Beri Sinyal Ganjil-Genap di Tol Bakal Diperluas
Sebelumnya untuk mengatasi kemacetan dari Bekasi ke Jakarta, Kementerian Perhubungan telah menerapkan tiga kebijakan di jalan tol Jakarta-Cikampek. Kebijakan itu diklaim Budi akan mengurai kemacetan sekitar 30-40 persen.
Tiga kebijakan tersebut yakni ganjil-genap untuk kendaraan pribadi di pada Pintu Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur, Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU) pada lajur 1 sebelah kiri, dan jam operasional angkutan barang untuk golongan III, IV dan V.
Budi mengatakan tidak akan terburu-buru menerapkan pola serupa di tempat lain. Pihaknya disebut sedang menunggu hasil evaluasi tol Jakarta-Cikampek. "Kami tidak akan melakukan suatu tindakan yang massif tapi tidak menghasilkan kualitas," katanya.
Sambil melihat berhasil atau tidaknya kebijakan ganjil genap di Jakarta-Cikampek, Budi berujar nantinya penerapan serupa di Jagorawi, Tangerang dan Depok juga akan dilakukan secara bertahap. "Bulan depan satu tempat, bukan depannya lagi satu tempat," katanya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini