Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Kebutuhan Oksigen Medis Naik Jadi 800 Ton per Hari, PGN Bantu Suplai ke RS

PGN melalui Pertamina Gas menyerahkan bantuan oksigen dan tabung ke wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

5 Juli 2021 | 07.35 WIB

Kebutuhan Oksigen Medis Naik Jadi 800 Ton per Hari, PGN Bantu Suplai ke RS
Perbesar

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk sebagai subholding gas Pertamina berkomitmen membantu pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan oksigen medis dan tabung penyimpanan oksigen.

Sekretaris PGN Rachmat Hutama dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 4 Juli 2021, menjelaskan berupaya mengerahkan kapasitas yang dimiliki untuk turut membantu upaya peningkatan suplai oksigen medis.

“Pasokan oksigen di rumah sakit semakin berkurang, sedangkan kebutuhannya sangat dibutuhkan saat ini. Semoga bantuan dari subholding gas dapat membantu penyediaan suplai oksigen medis," kata Rachmat.

PGN melalui Pertamina Gas menyerahkan bantuan oksigen dan tabung ke wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Di Jawa Tengah, total 14,8 ton oksigen diserahkan di RSUD Loekmono Hadi, RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo, RSUD RAA Soewondo, dan RSUD Dr Soetrasno.

Sedangkan di Yogyakarta, total bantuan sebanyak 15,1 ton oksigen diserahkan di RSUD PAU Hardjolukito, RS Panti Rapih, PKU Muhammadiyah Yogyakarta, RSUD Bantul, RS PKU Bantul, dan RS PKU Gamping.

Penyerahan bantuan oksigen medis tersebut menggandeng sejumlah stakeholder, seperti Samator Group melalui PT Aneka Gas Industri Kendal dan PT Samator & Industri Yogyakarta untuk distribusi bantuan ke rumah sakit.

Adapun untuk penyediaan gas dan transportasi bekerja sama dengan PT Etkom Inti Energi, serta Kemenkes dan Satgas Oksigen Jawa Tengah untuk data pendukung dan kebijakan distribusi.

Selanjutnya, Pertagas Niaga melakukan konversi gas alam cair trucking idle sebanyak enam unit selama dua bulan untuk pengangkutan dan pendistribusian oksigen ke berbagai rumah sakit di Pulau Jawa.

Turut bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Samator, PT Gagas menyerahkan bantuan tabung penyimpanan oksigen kepada RSUD Kramat Jati di Jakarta Timur.

Bantuan tabung penyimpanan oksigen yang diberikan sebanyak empat tabung dengan masing-masing kapasitas tabung sebesar 175 liter.

Rachmat Hutama mengungkapkan atas imbauan dari Holding Pertamina, bantuan oksigen diserahkan karena meningkatnya kasus COVID-19 di operation east region yang mencakup Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Kondisi operation east region yang berada di Pulau Jawa rata-rata bed occupancy ratio isolasi dan ICU Nasional mencapai 73 persen untuk DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah mencapai lebih dari 90 persen.

"Kondisi tersebut mengakibatkan kebutuhan pasokan oksigen untuk rumah sakit di seluruh provinsi di Pulau Jawa meningkat pesat," kata Rachmat.

Berdasarkan data Dijend Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian, kebutuhan oksigen medis saat ini menjadi 800 ton per hari atau naik 69,3 persen dibandingkan kondisi normal.

Rachmat berharap bahwa bantuan oksigen medis juga sebagai wujud nyata semangat Energizing You Pertamina dan gotong royong sebagai bagian dari Holding Migas dalam menghadapi peningkatan kasus COVID-19.

ANTARA

Baca juga: Jubir Luhut: Penimbun Oksigen dan Obat Covid-19 Adalah Musuh Masyarakat

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus