Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Ramadan menjadi momentum bagi umat Muslim untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
Pilihan Editor: Korupsi Pertamina, Kerugian Masyarakat Akibat Pertamax Oplosan Ditaksir Rp 17,4 Triliun per Tahun
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
"Saat mentari terbit di ufuk timur, niatkanlah setiap embusan napas untuk beribadah kepada Sang Pencipta. Menebarkan kebaikan. Berbuat penuh manfaat untuk mendapatkan rida-Nya," ucapnya dalam video yang diterima di Jakarta, Jumat, 28 Februari 2025.
Momentum Ramadan ini, kata Listyo Sigit, juga menjadi momen untuk merekatkan persaudaraan dengan sesama. "Perekat persaudaraan dengan sesama. Saling melengkapi, saling menjaga, saling menguatkan, bersama membangun bangsa menuju Indonesia Maju, Indonesia Emas 2045," ucapnya.
Menurut Sigit, kedatangan Ramadan yang dikenal sebagai salah satu bulan suci ini pun harus dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta lewat beribadah dan amalan-amalan lainnya.
Pada akhir videonya, Kapolri mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh umat Islam di Indonesia. "Atas nama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1446 Hijriah. Semoga keberkahan dan ampunan senantiasa menyertai kita semua," ujarnya.
Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, usai diputuskan melalui Sidang Isbat di Gedung Kemenag RI.
"Hasil Sidang Isbat menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada hari Sabtu," ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memimpin konferensi pers penetapan sidang Isbat.
Keputusan ini berdasarkan hilal di sejumlah daerah yang menjadi lokasi pemantauan. Kemenag menggunakan dua metode, yaitu hisab (perhitungan) dan rukyat (melihat langsung hilal).