Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Hukum

Korban Helikopter Polairud Ditemukan di Jaring Ikan Nelayan

Polisi berterima kasih kepada nelayan dan masyarakat yang telah ikut berpartisipasi melakukan pencarian korban helikopter Polairud.

30 November 2022 | 08.35 WIB

Seorang anggota Tim SAR gabungan melakukan evakuasi serpihan dari helikopter Polairud jenis BO-105 P 1103 yang jatuh di perairan Manggar, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa, 29 November 2022. Dua korban jatuhnya helikopter Polairud NBO-105 / P-1103 Badan Pemelihara Keamanan Mabes Polri segera dibawa ke Jakarta. ANTARA FOTO/Dok Kantor SAR Pangkal Pinang/Handout
Perbesar
Seorang anggota Tim SAR gabungan melakukan evakuasi serpihan dari helikopter Polairud jenis BO-105 P 1103 yang jatuh di perairan Manggar, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa, 29 November 2022. Dua korban jatuhnya helikopter Polairud NBO-105 / P-1103 Badan Pemelihara Keamanan Mabes Polri segera dibawa ke Jakarta. ANTARA FOTO/Dok Kantor SAR Pangkal Pinang/Handout

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Pangkalpinang - Korban jatuhnya helikopter Polairud nomor BO-105 P-1103 milik Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Mabes Polri di Perairan Belitung Timur kembali ditemukan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bangka Belitung Komisaris Besar Ahmad Maladi mengatakan korban terbaru yang teridentifikasi adalah atas nama Joko Mudo berpangkat Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) yang bertugas sebagai teknisi pelaksana helikopter.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Jenazah ditemukan di Perairan Manggar Kabupaten Belitung Timur atau 15 mil dari posko pencarian pada Selasa Malam, 29 November 2022 sekitar pukul 23.00 WIB," ujar Maladi kepada Tempo, Rabu, 30 November 2022.

Baca: Ini 4 Personel dalam Helikopter Polairud yang Hilang di Perairan Belitung Timur

Maladi menuturkan jenazah Aipda Joko Mudo ditemukan nelayan asal Desa Tanjung Binga Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung. "Nelayan bagan ini ke laut dengan menggunakan kapal KM 3 Bayangan 2. Saat akan mengangkat jaring ikan, terdapat jenazah di dalam jaring ikan tersebut," ujar dia.

Menurut Maladi, proses evakuasi jenazah Aipda Joko Mudo menelan waktu hingga empat jam karena titik ditemukan jenazah cukup jauh dari posko pencarian oleh Tim SAR gabungan.

"Jenazah saat ini sudah dievakuasi ke Pelabuhan ASDP Manggar dan selanjutnya dilakukan penanganan lebih lanjut oleh tim Biddokkes Polda Bangka Belitung," ujar dia.

Maladi menambahkan pihaknya berterima kasih kepada nelayan dan segenap unsur masyarakat yang telah ikut berpartisipasi melakukan pencarian korban helikopter Polairud tersebut.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Servio Maranda

Kontributor Tempo di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus