Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
BERTEMU dengan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di sebuah restoran di Senayan, Jakarta Pusat, Anies Baswedan menyampaikan keinginannya menjumpai Prabowo Subianto. Kepada Dasco pada pertengahan Juni 2024 itu, Anies meminta Prabowo merestuinya maju dalam pemilihan kepala daerah atau pilkada Jakarta.
Dasco lalu melakukan panggilan video dengan Prabowo Subianto. Di layar telepon, Prabowo melambaikan tangan kepada Anies. Tak langsung menyampaikan maksudnya kepada presiden terpilih itu, Anies bercerita akan pergi ke Spanyol selama dua pekan. Bekas Gubernur Jakarta tersebut berharap bisa bersua dengan Prabowo sepulang dari Eropa.
Kepada Tempo pada Rabu, 3 Juli 2024, Dasco tak membantah ihwal isi pertemuan yang juga dibenarkan oleh dua orang dekat Anies Baswedan tersebut. “Ah, wartawan bisa saja, he-he-he...,” tutur Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu. Tempo tiga kali menghubungi Anies hingga Jumat, 5 Juli 2024, tapi ia tak merespons.
Dua petinggi Koalisi Indonesia Maju—kumpulan partai pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka—dan dua kolega Anies bercerita, pertemuan di Senayan merembukkan pilkada Jakarta. Restu itu diperlukan Anies untuk mengantisipasi gangguan menjelang pencalonannya. Anies menjamin akan sejalan dengan pemerintahan Prabowo jika ia terpilih sebagai gubernur.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Erwan Hermawan, Egi Adyatama, Hussein Abri Dongoran, Sultan Abdurrahman, dan Daniel A. Fajri berkontribusi dalam penulisan artikel ini. Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Balik Arah Bekas Rival"