Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai Garuda Indonesia dan Citilink berencana menambah jumlah kursi penumpang pada masa mudik 2018. Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Tbk Hengki Heriandono mengatakan total tambahan kursi sebanyak 150.510.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Terdiri atas 64.110 kursi Garuda Indonesia dan 86.400 kursi Citilink," ucap Hengki kepada Tempo, Jumat, 25 Mei 2018.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Hengki berujar, secara frekuensi, perusahaan menambah total 768 penerbangan, terdiri atas 288 penerbangan Garuda Indonesia dan 480 penerbangan Citilink. Tambahan penerbangan berlaku pada 8-24 Juni 2018.
Hengki menyatakan sebagian dari tambahan penerbangan itu telah mendapatkan izin dari otoritas perhubungan udara. Penerbangan itu kebanyakan berangkat dari Jakarta ke Medan, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, atau Denpasar.
Untuk penerbangan internasional, beberapa jurusan yang ditambah antara lain Hong Kong, Singapura, dan Kuala Lumpur. Hengki menuturkan kebanyakan konsumen akan menyerbu tiket menjelang Lebaran. "Biasanya nanti setelah terima THR pada booking tiket," kata Hengki.
Maskapai lain, Lion Air Group, berencana menambah 10-15 persen atau sekitar 34 ribu kursi selama musim mudik Lebaran 2018. Rinciannya, Batik Air sekitar 16 ribu kursi dan Wings Air 7.000 kursi.
"Dimulai H-14 Lebaran dan diakhiri H+14 Lebaran," ujar Corporate Communication Lion Air Group Ramaditya Handoko.
Ramaditya mengatakan rata-rata rute penerbangan pada musim Lebaran 2018 adalah dari Cengkareng atau Surabaya menuju Makassar, Denpasar, Kualanamu, Pekanbaru, Padang, Banjarmasin, Palembang, atau Balikpapan.