Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Setor Sampah ke Waste Station Dapat Poin dan Saldo Dompet Digital

Blu by BCA Digital bersama Rekosistem dan MRT Jakarta membuka Waste Station di Stasiun MRT Dukuh Atas. Menukar sampah menjadi saldo dompet digital.

23 Februari 2023 | 14.53 WIB

Head of MarComm BCA Digital Duardi Prihandiko, CEO Rekosistem Ernest Christian Layman, dan Kepala Divisi Business Expansion MRT Jakarta Aditya Laksamana Sarwana saat meresmikan Waste Station, tempat tukar sampah daur ulang melalui aplikasi Rekosistem pada Kamis, 23 Februari 2023. Waste Station itu berada di dekat Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Selatan. TEMPO/Moh Khory Alfarizi
Perbesar
Head of MarComm BCA Digital Duardi Prihandiko, CEO Rekosistem Ernest Christian Layman, dan Kepala Divisi Business Expansion MRT Jakarta Aditya Laksamana Sarwana saat meresmikan Waste Station, tempat tukar sampah daur ulang melalui aplikasi Rekosistem pada Kamis, 23 Februari 2023. Waste Station itu berada di dekat Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Selatan. TEMPO/Moh Khory Alfarizi

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Blu by BCA Digital bekerja sama dengan startup pengelola sampah Rekosistem dan MRT Jakarta membuka Waste Station di dekat Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Selatan. CEO Rekosistem Ernest Christian Layman, mengungkap bagaimana cara menukarkan sampah daur ulang dengan poin, lalu bisa menjadi tambahan saldo pada dompet digital.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Menurut Ernest, prosesnya cukup sederhana dengan single stream recycling, artinya semua sampah yang bisa didaur ulang dicampur dan diserahkan kepada Rekosistem melalui Waste Station. Beberapa sampah yang bisa ditukarkan yakni sampah yang tidak menghasilkan bau dan kering seperti plastik, kardus, kertas, logam, kaca, elektronik bekas hingga minyak jelantah.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

“Buka aplikasi Rekosistem, lalu klik Reco Drop-in, ada panduannya, kita bisa next dan skip. Lalu kita bisa pilih mau donasi atau tukar poin,” ujar dia di depan Waste Station Dukuh Atas, Jakarta Selatan, pada Kamis, 23 Februari 2023.

Munculnya dua pilihan itu karena sering kali ada orang yang ingin memberikan atau mendonasikan sampahnya secara cuma-cuma dan tidak ingin mendapatkan aplikasi. Namun, dengan aplikasi Rekosistem, kata dia, masyarakat bisa melihat report-nya, yang isinya mulai dari sampah apa yang diberikan hingga berapa pengurangan emisi karbonnya.

“Cuma kalau mau jadi poin juga bisa. Pilih lokasi yang terdekat ada di mana Waste Station blu Dukuh Atas. Klik, kemudian mau nyetor apa nih, sampah kemasan anorganik atau use cooking oil, di sini sampah anorganik. Ada berapa box? satu berarti cukup klik satu saja,” kata Ernest.

Setelah itu akan muncul Waste ID yang bisa dicatat pada bagian sampahnya, lalu difoto dan diunggah di aplikasi. Setelah itu klik Finish, lalu berikan kantong sampahnya kepada petugas penjaga Waste Station dari Reskosistem.

Sehingga, menurut Ernest, masyarakat tidak perlu bingung, tidak perlu pilah-pilah lagi, karena semua sampah daur ulang bisa ditukar di Waste Station. “Jadi cukup sederhana kami kumpulkan, daftarkan ada berapa box masukin uniq code-nya, foto, setor nanti dapat report sampahnya ada berapa,” kata Ernest.

Untuk poin yang ditukarkan menjadi saldo dompet digital, hitungannya adalah satu banding satu. Jadi, setiap setoran sampah ini per kilogramnya mendapat 800 poin artinya Rp 800, minyak jelantah per kilogram itu dapat 3.000 poin, berarti Rp 3.000.

“Rekosistem kami kadang suka mengeluarkan voucher-voucher yang bisa satu banding lima, tukar 1.000 poin tiba-tiba dapat Rp 5.000 voucher potongan, atau pernah satu banding 50 di mana 1.000 poin jadi Rp 50 ribu jadi ada insentif ataupun benefit tambahan dengan voucher itu,” kata Ernest.

Sementara bagi masyarakat yang mendonasikan sampah daur ulangnya secara cuma-cuma akan didaur ulang. Namun, dia berujar, selalu akan ada budget untuk mengolah sampah, sehingga poin 800 per kilogram akan disumbangkan menjadi menjadi insentif ke pekerja yang bekerja untuk memilah sampah. “Yang bekerja di fasilitas recovery Rekosistem,” tutur Ernest.

Head of MarComm BCA Digital, Duardi Prihandiko menjelaskan kerja sama itu merupakan bagian dari kampanye blu Buat Baik dari BCA Digital. “Jadi inisiatif sustainability dari kami yang fokus ke lingkungan,” ujar dia

Menurut Duardi, apa yang dilakukan perusahaan tidak hanya sekadar melalui donasi, tapi perlu adanya platform untuk mengubah perilaku masyarakat. Ditambah lagi semua orang kebanyakan menggunakan aplikasi untuk melakukan apapun, sehingga mencari aplikasi yang mudah yaitu Rekosistem

“Rekosistem adalah platform-nya memang mempermudah untuk mengelola sampah. Jadi tidak kami sendiri, bisa setor ke Recosistem dan akan menyalurkan,” kata dia.

Sementara, Kepala Divisi Business Expansion MRT Jakarta Aditya Laksmana Sarwana memastikan bahwa fasilitas tersebut akan dikembangkan di setiap stasiun MRT. “Khususnya di stasiun yang memiliki Transit Oriented Development (TOD),” ucap Aditya.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

M. Khory Alfarizi

Alumnus Universitas Swadaya Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat. Bergabung di Tempo pada 2018 setelah mengikuti Kursus Jurnalis Intensif di Tempo Institute. Meliput berbagai isu, mulai dari teknologi, sains, olahraga, politik hingga ekonomi. Kini fokus pada isu hukum dan kriminalitas.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus