Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kriminal

Pelaku Penjambretan Dirjen PUPR Pernah Kepergok Curi Motor Warga

Pelaku penjambretan Dirjen PUPR yang merupakan anggota Geng Orange di Penjaringan ini sudah terkenal di kawasan itu

12 Juli 2018 | 06.58 WIB

Ilustrasi penjambretan. Rideapart.com
Perbesar
Ilustrasi penjambretan. Rideapart.com

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Wajah Franky, pelaku penjambretan anggota geng Tenda Orange, tidak asing bagi warga di RT6 RW16 Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Terutama bagi Sukardi, 47 tahun.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sukardi masih ingat betul badan gempal Franky yang mau mencuri motornya saat diparkir di depan gubuknya, dua bulan lalu. Tempat tinggal Sukardi berjarak sekitar 200 meter dari tempat Franky berkumpul di kolong Tol Pelabuhan, Jalan Pluit Karang Karya 6 RT6 RW16 Kelurahan Pejagalan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Motor saya kelihatan mau dicuri saat saya tidur," kata Sukardi yang bekerja sebagai penjaga gudang di kawasan tersebut.

Baca: Momok Penjambretan di Tangerang, 6 Anggota Geng Amster Jadi Buron

Sukardi bercerita pencurian itu gagal karena istrinya terbangun mendengar bunyi gesekan sendal. Istrinya langsung teriak memergoki  Franky hendak mengambil sepeda motor suaminya.

"Saya langsung ambil golok. Waktu itu saya langsung tebas tapi cuma kena topinya karena dia menghindar," kata Sukardi.

Pada saat itu warga yang terbangun melerai mereka. Namun, Sukardi malah diancam oleh Franky. "Dia ancam saya dengan menyebut nama Cepi," ujarnya. "Namun, saya tidak takut."

Franky dan Mad Supi alias Cepi telah tewas di tangan polisi. Keduanya ditembak mati lantaran diduga menjadi pelaku penjambretan di sejumlah kawasan di Jakarta.

Baca: Lagi, Polisi Tembak Mati Tersangka Penjambretan

Franky merupakan pelaku penjambretan yang merampas ponsel iPhone X  Direktur Jenderal Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Syarif Burhanudin yang sedang bersepeda di kawasan Kota Tua. Sedangkan, Cepi merupakan penjambret di Jalan Prof. Latumenten, Jelambar, Grogol Petamburan Jakarta Barat.

Ketua RT setempat, Maming mengatakan sebelum penjambretan Dirjen PUPR, warga Penjaringan mengenal Franky sebagai penodong dan perampok. Bahkan, nama Franky sudah terkenal karena sering berbuat ulah melakukan penodongan. "Dia sudah tiga tahun tinggal di kolong," ujarnya.

 

 

Imam Hamdi

Bergabung dengan Tempo sejak 2017, setelah dua tahun sebelumnya menjadi kontributor Tempo di Depok, Jawa Barat. Lulusan UPN Veteran Jakarta ini lama ditugaskan di Balai Kota DKI Jakarta dan mendalami isu-isu human interest.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus