Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Difabel

Asian Para Games 2018, INAPGOC Simulasi Kursi Roda di Bandara

Angkasa Pura II dan INAPGOC menggelar simulasi tahap akhir untuk alur kedatangan dan keberangkatan atlet kursi roda dan petugas Asian Para Games 2018.

7 Agustus 2018 | 15.04 WIB

Persiapan simulasi Wheelchair Asian Paragames 2018 di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 7 Agustus 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO
Perbesar
Persiapan simulasi Wheelchair Asian Paragames 2018 di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 7 Agustus 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Tangerang - PT Angkasa Pura II dan Indonesia Asian Para Games Organizing Committee atau INAPGOC menggelar simulasi tahap akhir untuk alur kedatangan dan keberangkatan atlet pengguna kursi roda dan petugas Asian Para Games 2018 di Bandara Internasional Soekarno - Hatta.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Simulasi kali ini lebih nyata karena langsung menggunakan kursi roda," ujar Erwin Revianto, Senior Manager Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 7 Agustus 2018.

Menurut Erwin, simulasi sebelumnya tidak menggunakan kursi roda. "Angkasa Pura II dan seluruh pengampu di Bandara Soekarno-Hatta siap mendukung Asian Para Games 2018 pada Oktober 2018 mendatang," kata Erwin.

Simulasi kursi roda dilakukan di alur kedatangan dan keberangkatan Terminal 2 F Bandara Soekarno-Hatta. Sebanyak 30 kursi roda digunakan sebagai alat simulasi. Untuk alur kedatangan, peragaan dimulai dari para atlet dan official turun dari pesawat menuju imigrasi dan counter Bea dan Cukai Bandara Soekarno - Hatta.

Simulasi wheelchair untuk Asian Para Games 2018 di Terminal 2 F Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 7 Agustus 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

Ketua Umum INAPGOC Raja Sapta Oktohari mengatakan alur kedatangan para atlet, official, dan media internasional ada di Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3. Simulasi kursi roda di Bandara Soekarno - Hatta ini merupakan simulasi final sebagai persiapan akhir menyambut kedatangan seluruh partisipan di Asian Para Games 2018 di Jakarta.

"Simulasi kursi roda ini sangat penting sebagai gerbang masuk utama dan pertama bagi seluruh atlet yang akan bertanding dalam event empat tahunan ini," kata dia. Sebagai tuan rumah, Raja Sapta menambahkan, harus menunjukkan kematangan persiapan dan melancarkan segala proses di Bandara Soekarno - Hatta sampai di tempat tujuan.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus