Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Daftar Transportasi Lanjutan di Jakarta yang Beroperasi 24 Jam di Puncak Arus Balik

Dinas Perhubungan memprediksi puncak arus balik lebaran 2025 terjadi, hari ini. Dishub siapkan transportasi lanjutan yang beroperasi 24 jam.

6 April 2025 | 05.00 WIB

Kendaraan melintas saat penerapan rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow) dua jalur di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Karawang, Jawa Barat, 5 April 2025. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pembukaan jalur lawan arah dua jalur dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta ruas Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai volume lalu lintas arus balik Lebaran 2025. Antara/Bayu Pratama S
Perbesar
Kendaraan melintas saat penerapan rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow) dua jalur di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Karawang, Jawa Barat, 5 April 2025. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pembukaan jalur lawan arah dua jalur dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta ruas Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai volume lalu lintas arus balik Lebaran 2025. Antara/Bayu Pratama S

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo memprediksi puncak arus balik lebaran 2025 akan berlangsung, hari ini. Dinas Perhubungan pun sudah mengantisipasi puncak arus balik tersebut untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran perjalanan kembali ke Jakarta bagi para pemudik.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ia mengatakan Dinas Perhubungan menyediakan pilihan transportasi publik lanjutan bagi para pemudik yang tiba di Jakarta. Transportasi publik lanjutan itu beroperasi selama 24 jam. “Bagi pemudik dengan angkutan umum, maka Dinas Perhubungan Jakarta akan menyiapkan angkutan umum lanjutan bagi para pemudik yang tiba di terminal untuk menuju alamat masing-masing di Jakarta,” kata Syafrin lewat pesan tertulis saat dihubungi Tempo, Sabtu, 5 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Syafrin mengatakan penyediaan pilihan transportasi umum lanjutan yang beroperasi selama 24 jam ini mengacu pada pengalaman arus balik lebaran tahun sebelumnya. “Banyak para pekerja yang datang dengan bus malam dan cenderung tetap menunggu di terminal hingga pagi hari. Untuk itu, Dishub DKI Jakarta menyiapkan fasilitas di terminal untuk kenyamanan penumpang,” kata dia.

Ia menjelaskan, moda transportasi lanjutan tersebut tersedia dalam beberapa pilihan. Yaitu Bus Rapid Transit (BRT), yaitu sistem transportasi massal berbasis bus yang beroperasi di jalur khusus. Pilihan selanjutnya, mobil angkutan minitrans dan mikrotrans yang beroperasi 24 jam seperti angkutan malam hari (Amari).

“Adapun rute-rute yang diberlakukan perpanjangan waktu layanan reguler yaitu rute-rute yang melintasi stasiun kereta api antarkota, stasiun kereta api transit, dan reaktivasi rute Pelabuhan Tanjung Priok,” katanya.

Di samping itu, kata Syafrin, Dinas Perhubungan juga membuka pembukaan rute Amari dari Terminal Pulogebang ke terminal lainnya, seperti Terminal Senen, Jakarta Pusat; Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara; Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur; Terminal Pasar Minggu, Jakarta Selatan; dan Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Selain di terminal bus, Dinas Pehubungan juga menyiapkan fasilitas di pelabuhan-pelabuhan bagi para pemudik dari Kepulauan Seribu.

Hasil pantauan Dinas Perhubungan Jakarta empat hari setelah lebaran, arus balik kendaraan paling tinggi terhadi pada Sabtu kemarin. Tercatat 234.752 unit kendaraan yang masuk Jakarta. Data ini merupakan akumulasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk dari empat gerbang tol utama, yaitu Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi.

“Sementara prediksi puncak volume lalu lintas masuk Jakarta dari empat pada 6 April 2025 sebanyak 276.006 kendaraan,” kata Syafrin.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus