Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan partainya akan memanggil Andre Rosiade terkait peristiwa penggerebekan pekerja seks komersial atau PSK di Padang, Sumatera Barat. Ketua Fraksi Partai Gerindra di Dewan Perwakilan Rakyat ini berujar partai akan mengklarifikasi hal itu kepada Andre.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Sebagai ketua fraksi dan sebagai sekjen saya akan panggil Pak Andre," kata Muzani di kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Februari 2020.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Muzani mengatakan dia akan meminta penjelasan komprehensif dari Andre agar lebih memahami persoalan tersebut. Sejauh ini, informasi yang dia terima masih sepotong-sepotong dari pemberitaan media.
Menurut Muzani, pemanggilan terhadap Andre akan dilakukan dalam waktu dekat. "Mungkin besok atau hari ini," ujar dia.
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini belum memastikan tindak lanjut yang akan diambil Gerindra setelah mendengar keterangan Andre. Dia tak merinci apakah partai bakal memberi sanksi kepada legislator Gerindra dari dapil Sumatera Barat I itu.
"Saya akan dengarkan dulu apa yang dilakukan oleh dia, apa maksudnya dan seterusnya. Kami akan klarifikasi, kami akan konfirmasi supaya mendapatkan penjelasan umum secara utuh," kata Muzani.
Andre Rosiade tengah disorot setelah peristiwa penggerebekan pekerja seks online di Padang, Sumatera Barat pada 26 Januari lalu. Kepolisian Daerah Sumatera Barat menyatakan penggerebekan itu dilakukan atas informasi dari Andre.
Baru-baru ini, polisi menetapkan pekerja seks berinisial NN itu sebagai tersangka. Sejumlah pihak pun mengkritik Andre Rosiade terkait ini. Dia dianggap melakukan penjebakan terhadap pekerja seks online tersebut.