Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Ketua DPR dan Menteri Bacakan Puisi di Acara 20 Tahun Reformasi

Rangkaian acara 20 Tahun Reformasi ini akan digelar di komples parlemen Senayan pada 7-21 Mei 2018.

5 Mei 2018 | 13.44 WIB

20 Tahun Reformasi. Istimewa
Perbesar
20 Tahun Reformasi. Istimewa

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Tempo Media Group bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat menggelar rangkaian kegiatan peringatan 20 tahun reformasi. Acara bertema “20 Tahun Reformasi: Kembali ke Rumah Rakyat” ini akan digelar di kompleks parlemen Senayan pada 7-21 Mei 2018.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Direktur Tempo Media Group Arif Zulkifli menjelaskan alasan acara diselenggarakan di kompleks gedung DPR/MPR. Menurut Arif, 20 tahun lalu area ini merupakan salah satu titik bagi mahasiswa dan rakyat dalam menuntut reformasi.

Baca: Wapres JK: 20 Tahun Reformasi Hasilkan 3 Perubahan Pokok

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

“Acara ini diselenggarakan untuk mengenang reformasi 20 tahun lalu, mengingat mereka yang gugur dan kita yang belum sepenuhnya bisa mengemban amanat perubahan,” kata Arif, Sabtu, 5 Mei 2018.

Rangkaian acara akan dibuka pada Senin, 7 Mei oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo. Pada pukul 14.00 hari yang sama, akan digelar diskusi publik dengan topik “Kiprah Aktivis ‘98 sebagai Anggota DPR”. Pembicaranya terdiri dari Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah (alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), dan Wilson Obrigados (aktivis ‘98).

Pada Senin, 7 Mei 2018, pameran foto reformasi juga dibuka. Pameran akan berlangsung hingga 21 Mei di Selasar Gedung Nusantara IV, yang menjadi pusat sebagian besar kegiatan.

Baca: 20 Tahun Reformasi, Kasus Aktivis Hilang Tak Jelas Rimbanya

Keesokan harinya, Selasa, 8 Mei, pukul 14.00, panitia juga menyelenggarakan diskusi publik bertema “Anak Muda di Era Reformasi”. Pembicaranya, Rosa Dahlia (pegiat pendidikan di pedalaman Papua), Leonika Sari (pendiri Redblood, aplikasi donor darah), dan Ai Hidayat (penggerak pendidikan multikultural dari Pangandaran).

Pada hari yang sama, mulai pukul 18.30, panggung puisi dan musik digelar di Ruang Pustakaloka. Para pembaca puisi meliputi Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Ada juga, Ketua KPK Agus Rahardjo, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Putro Sandjojo, dan Kepala Bekraf Triawan Munaf. Para seniman peran seperti Reza Rahadian, Sha Ine Febriyanti, Lukman Sardi, serta Morgan Oey juga akan membacakan puisi. Adapun puisi yang dibacakan bertema reformasi dan perjuangan.

Panggung musik akan dimeriahkan oleh JRX SID dan Marjinal. Keduanya akan membawakan lagu diiringi instrumen akuistik.

Pada 21 Mei, akan digelar malam refleksi 20 tahun reformasi. Acara ini sekaligus penutup rangkaian kegiatan peringatan 20 tahun reformasi.

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan penyelenggaraan rangkaian acara ini di DPR bukan hanya untuk mengenang 20 tahun reformasi, tapi juga untuk mendekatkan kembali DPR dengan rakyat. “Karena DPR itu rumah rakyat,” katanya pada Februari lalu.

ANTONS

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus