Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Pidato Presiden Jokowi: Ibarat Komputer Perekonomian Semua Negara Sedang Hang

"Ibarat komputer, perekonomian semua negara saat ini sedang macet, sedang hang," kata Jokowi dalam Pidato Presiden 2020.

14 Agustus 2020 | 10.04 WIB

Presiden Jokowi (kedua kiri) berbincang dengan Mensesneg Pratikno (kiri) saat meninjau gladi Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2020. Upacara tahun ini tidak mengundang pejabat dan masyarakat. ANTARA/Hafidz Mubarak A
Perbesar
Presiden Jokowi (kedua kiri) berbincang dengan Mensesneg Pratikno (kiri) saat meninjau gladi Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2020. Upacara tahun ini tidak mengundang pejabat dan masyarakat. ANTARA/Hafidz Mubarak A

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan perekonomian semua negara sedang hang karena pandemi Covid-19.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Ibarat komputer, perekonomian semua negara saat ini sedang macet, sedang hang," kata Jokowi dalam pidato kenegaraannya di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Jokowi mengatakan, semua negara harus menjalani proses mati komputer sesaat, harus melakukan restart, dan re-booting. "Semua negara mempunyai kesempatan men-setting ulang semua sistemnya," kata dia.

Menurut Jokowi, semua negara, baik miskin, berkembang, dan maju, sedang mengalami kemunduran karena terpapar Covid-19. Krisis perekonomian dunia juga terparah dalam sejarah. Jokowi menyebut di kuartal pertama 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih 2,97 persen. "Tapi di kuartal kedua kita minus 5,32 persen," katanya.

Di negara maju, menurut Jokowi, bahkan minus belasan persen sampai minus 17 persen. Ia menuturkan, kemunduran banyak negara ini bisa menjadi peluang dan momentum Indonesia untuk mengejar ketertinggalan.

Karena itu, dalam Pidato Presiden 2020 ini, Jokowi menilai ini lah saatnya membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan.

"Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar," katanya.

Friski Riana

Lulus dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana pada 2013. Bergabung dengan Tempo pada 2015 di desk hukum. Kini menulis untuk desk jeda yang mencakup isu gaya hidup, hobi, dan tren. Pernah terlibat dalam proyek liputan Round Earth Media dari International Women’s Media Foundation dan menulis tentang tantangan berkarier para difabel.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus