Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Nusa

Volume Kendaraan di Tol Cipali Arah Jakarta Terus Meningkat

Sebanyak 18,2 ribu kendaraan telah melalui tol Cipali arah Cirebon menuju Jakarta.

2 April 2025 | 18.44 WIB

Situasi ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Majalengka, Jawa Barat, 29 Maret 2025. Antara/Fauzan
Perbesar
Situasi ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Majalengka, Jawa Barat, 29 Maret 2025. Antara/Fauzan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Cirebon - Volume kendaraan di ruas tol Cikopo-Palimanan (Tol Cipali) menuju Jakarta terus meningkat. Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Rabu, 2 April 2025, mulai pukul 00.00-15.00 WIB, sebanyak 18,2 ribu kendaraan telah melalui Tol Cipali arah Cirebon menuju Jakarta.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

“Jumlah ini meningkat sekitar 68 persen dibandingkan volume lalu lintas menuju Jakarta di jam yang sama kemarin,” kata Corporate Communications Departemen Head Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo pada Rabu, 2 April 2025. "Sekali pun mengalami peningkatan, namun lalu lintas di ruas tol Cipali masih terlihat lancar."

Ia menuturkan sebanyak 29 ribu kendaraaan melintas Tol Cipali arah Jakarta menuju Cirebon pada pukul 00.00-15.00 WIB. Jumlah tersebut lebih rendah sekitar 31 persen dibandingkan volume lalu lintas menuju Cirebon pada jam yang sama kemarin.

Ardam mengimbau kepada pengguna Tol Cipali untuk menggunakan bahu jalan secara bijak khusus dalam kondisi darurat. Jika ingin beristirahat dan rest area penuh, maka pengguna jalan diimbau untuk memanfaatkan alternatif dengan keluar gerbang tol untuk beristirahat. “Tarif tol dijamin akan tetap sama,” tutur Ardam. 

Selain itu, ia  mengimbau kepada pemudik untuk merencanakan perjalanan kembali ke Jakarta dengan bijak agar perjalan mereka bisa lancar dan nyaman. Ia menyarankan pemudik untuk menghindari puncak arus balik yang diprediksi H+6 atau 6 April 2025. 

Ia juga meminta para pengendara membatasi kecepatan kendaraan mereka dan istirahat yang cukup setelah 4 jam berkendara. "Hindari mengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk," ujarnya. "Jika cuaca hujan, pengguna jalan diimbau untuk berkendara dengan kecepatan maksimal 70 km/jam."

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus