Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo berencana menghemat anggaran di seluruh pos anggaran yang ada di kementeriannya. Hal ini seiring instruksi Presiden Prabowo Subiantio untuk efisiensi APBN dan APBD tahun anggaran 2025.
Kendati demikian, Dody Hanggodo mengatakan masih menunggu arahan lebih lanjut dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. “Kami dikasih berapa final (anggarannya) begitu, kemudian kami jabarkan kepada tiap-tiap Direktorat Jenderal,” kata Dody Hanggodo saat ditemui di Kementerian PU pada Jumat, 24 Januari 2025.
Terkait dengan arahan efisiensi anggaran, Prabowo telah meneken Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 pada Rabu, 22 Januari 2025. Melalui beleid itu, pemerintah menargetkan penghematan belanja negara hingga Rp 306,6 triliun. Rinciannya, dari anggaran kementerian/lembaga sebanyak Rp 256,1 triliun dan transfer ke daerah (TKD) senilai Rp 50,5 triliun.
Prabowo meminta menteri dan lembaga melakukan rencana identifikasi belanja, sesuai besaran yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Selanjutnya, hasil identifikasi tersebut disampaikan terlebih dulu kepada mitra komisi di DPR.
Hasil revisi berupa blokir anggaran yang sudah mendapat persetujuan dengan DPR, diusulkan kepada Menkeu paling lambat 14 Februari 2025. Dalam Inpres tersebut pemerintah daerah juga diminta melakukan pemangkasan anggaran perjalanan dinas sebesar 50 persen.
Ilona Estherina berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan Editor: Tanggapan Kemendiktisaintek dan Kampus soal Perguruan Tinggi Diusulkan Bisa Kelola Tambang
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini