Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Ke Singapura tak lengkap bila tak menjelajahi kekayaan kulinernya. Sebagai megapolitan yang multikultural, kuliner menjadi perhatian para pelancong mancanegara. Resto-resto di negeri itu kerap berinovasi selaras dengan pertemuan berbagai budaya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Apa saja inovasinya? Dikutip dari Singapore Tourism Board, berikut tiga restoran modern yang inovatif itu.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Thevar
Thevar adalah restoran yang menawarkan ragam masakan khas India. Menu makanan tradisional kerap dipadukan dengan inovasi bumbu-bumbu yang mengesankan modern. Adapun menu-menu tersebut di antaranya Mackerel Dosai (semacam kue serabi ala India), Chettinad Chicken Roti (roti gepeng khas Chettinad), Grilled Octopus with Masala (dipadukan dengan bumbu lentil, dan tomato chutney). Restoran Thevar beralamat di 9 Keong Saik Road.
Hidangan lobster yang diolah dengan bumbu masakan India. Foto: thevar.sg
JustIN Flavours of Asia
Koki Justin Quek pernah menempuh pendidikan kuliner di Prancis. Pengelola restoran JustIN Flavours of Asia itu menginovasikan aneka menu pangsit. Salah satunya, foie gras xiao long bao, hidangan makanan sup pangsit isi daging (ikan atau daging yang dikeringkan) dan hati angsa. Restoran JustIN Flavours of Asia berlokasi di The Shoppes at Marina Bay, 2 Bayfront Avenue L1-83.
Ding Dong
Ding Dong adalah restoran yang memadukan karakter memasak makanan internasional dan kuliner Asia. Ding Dong menawarkan kue pie tee (kue mangkuk khas peranakan). Kue tersebut diisi daging kepiting pedas. Ada pula lamb shank saus merah pedas yang dibuat menggunakan campuran tomat. Restoran ini memiliki hidangan penutup Durian Alaska yang dipadukan rasa pandan. Ding Dong beralamat di 115 Amoy Street.