Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Padang Panjang - Usaha peternakan sapi perah di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, menggelar wisata edukasi untuk mengenalkan proses produksi susu sapi. Wisata ini digelar di Unit Pengolah Susu (UPS) Permata Ibu. Wisata ini dapat menjadi pilihan menarik menikmati libur akhir tahun.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Pengelola wisata edukasi Permata Ibu Ridwansyah mengatakan lewat wisata edukasi para pengunjung dapat mengenal usaha peternakan sapi perah dan menikmati satu botol susu murni. Paket wisata edukasi ini memberikan informasi budidaya sapi perah, mencoba langsung proses pemerahan susu, pemberian pakan, mengenal proses pengolahan susu dan pengolahan kompos.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ridwansyah menyatakan wisata edukasi sudah dijalankan sejak 2006 namun beru ditata serius pada 2017. Paket wisata digelar juga untuk meningkatkan pendapatan bagi para pelaku usaha pengolahan susu sapi.
Setiap peemsan paket wisata dikenai biaya Biaya Rp20 ribu per orang dengan minimal 20 peserta."Peserta juga akan mendapat satu botol susu sapi murni," kata Ridwansyah.Peternakan sapi perah. TEMPO/Prima Mulia
Bagi pengunjung yang mampir berbelanja lalu ingin melihat aktivitas di peternakan tetap dipersilakan tanpa dikenakan biaya. "Hanya saja layanannya tentu tidak seperti dalam paket wisata karena untuk pemerahan susu, pemberian pakan ada jadwalnya. Jika pengunjung ingin ngobrol seputar usaha sapi perah, melihat sapi di kandang, kami layani.”
Rata-rata UPS Permata Ibu yang memiliki merek Serambi Milk mampu menjual 300 sampai 400 liter. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang Wahidin Beruh mengatakan secara keseluruhan produksi susu sapi di daerah itu mencapai 1.400 sampai 1.800 liter setiap hari.
"Melalui wisata edukasi diharapkan peningkatan serapan susu dan sebagai sarana mengenalkan pentingnya konsumsi susu sebagai tambahan gizi setiap hari terutama untuk anak," katanya.
ANTARA