Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pendidikan

Pemerintah Beli Alat PCR Khusus untuk Deteksi Varian Omicron

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyebut pemerintah sudah membeli alat tes PCR khusus untuk mendeteksi varian Omicron.

10 Desember 2021 | 18.24 WIB

Petugas bersiap melayani tes PCR secara drive thru di Terminal 3 Bandara Internasional Sukarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 25 Oktober 2021. Bandara Soekarno-Hatta menyiapkan layanan layanan RT-PCR drive thru yang hasilnya dapat diketahui dalam waktu tiga jam atau jauh lebih cepat dibandingkan dengan biasanya 1x24 jam. TEMPO/Tony Hartawan
Perbesar
Petugas bersiap melayani tes PCR secara drive thru di Terminal 3 Bandara Internasional Sukarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 25 Oktober 2021. Bandara Soekarno-Hatta menyiapkan layanan layanan RT-PCR drive thru yang hasilnya dapat diketahui dalam waktu tiga jam atau jauh lebih cepat dibandingkan dengan biasanya 1x24 jam. TEMPO/Tony Hartawan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Boyolali - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyebut  pemerintah sudah membeli alat tes polymerase chain reaction (PCR) khusus untuk mendeteksi varian baru Covid-19 berjenis B.1.1.529 atau varian Omicron.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Kami melakukan metode baru (untuk mendeteksi Omicron) dengan menggunakan PCR khusus yang namanya SGTF (S-gene target failure)," ujar Dante saat kunjungan lapangan bersama wartawan ke Boyolali, Jawa Tengah pada Jumat, 10 Desember 2021.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Kemampuan test kit ini akan mendeteksi dan mengidentifikasi varian Omicron secara khusus dan mempercepat proses pengujian. 

"Kita sudah punya 30 kit. Satu kit itu sekitar 124, jadi kita punya 3.000 lebih kit yang akan mengidentifikasi Omicron dengan cara bukan WGS, tapi dengan menggunakan RNA," ujar Dante.

Dante memastikan, sampai saat ini Varian Omicron masih belum ditemukan di Indonesia. "Walaupun  belum ada, kami tetap waspada dan memperketat identifikasi terutama di daerah pintu masuk, baik pintu masuk darat, laut, maupun udara. Semua kasus yang PCR-nya positif, dilakukan genome squencing," ujarnya.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus