Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Reaksi Elite Partai Politik atas Silaturahmi Didit Prabowo ke Megawati

Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno mengatakan inisiatif Didit Prabowo bertemu para tokoh, termasuk Megawati, meneduhkan dinamika politik.

3 April 2025 | 12.03 WIB

Didit Hediprasetyo (kiri), Sultan Bachtiar Najamudin, dan Ahmad Muzani (kanan) saat berkunjung ke kediaman Megawati Soekarnoputri dengan ditemani putrinya, Puan Maharani. Foto/Instagram/puanmaharaniri
Perbesar
Didit Hediprasetyo (kiri), Sultan Bachtiar Najamudin, dan Ahmad Muzani (kanan) saat berkunjung ke kediaman Megawati Soekarnoputri dengan ditemani putrinya, Puan Maharani. Foto/Instagram/puanmaharaniri

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

PUTRA Presiden Prabowo Subianto, Didit Prabowo, berkunjung ke rumah Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada momen Idulfitri atau Lebaran 2025 di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin siang, 31 Maret 2025. Kunjungan Didit itu untuk bersilaturahmi dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Berdasarkan pantauan Tempo, Didit tiba di rumah Megawati sekitar pukul 11.58 WIB. Didit keluar dari rumah Megawati setelah kurang lebih 2,5 jam berada di sana. Didit enggan menjelaskan isi pertemuan itu. Dia hanya tersenyum ketika keluar dari rumah Megawati lalu langsung masuk ke dalam mobilnya.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, yang datang bersama Didit, putra Prabowo itu tampak akrab dengan Ketua DPP PDIP sekaligus putri Megawati, Puan Maharani. “Mas Didit menikmati suasana Lebaran ini," kata Muzani setelah bertemu dengan Megawati.

Kunjungan Didit Prabowo ke rumah Megawati itu mendapat tanggapan dari para elite partai politik, dari PAN, PDIP, hingga Gerindra.

Inisiatif Didit Prabowo Temui Megawati Teduhkan Dinamika Politik

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mendukung serangkaian inisiatif pertemuan yang dilakukan Didit Prabowo. Menurut dia, inisiatif Didit bertemu tokoh-tokoh bangsa, termasuk Megawati, meneduhkan dinamika politik di momentum yang tepat.

“Inisiatif Mas Didit bertemu Bu Mega menunjukkan bahwa, di atas perbedaan dan dinamika politik, pada akhirnya yang menyatukan semua adalah Merah Putih. Momentumnya juga tepat di hari Lebaran untuk meneduhkan dinamika politik sekaligus menjadikan keberagaman sebagai kekuatan,” kata Eddy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, seperti dikutip dari Antara.

Secara khusus, dia juga mendukung komitmen Prabowo merangkul berbagai komponen bangsa dalam usaha mencapai target pembangunan, khususnya pertumbuhan ekonomi 8 persen. “Jadi bukan soal koalisi atau oposisi, tetapi bentuk saling mendukung dalam kebijakan pemerintah yang pro rakyat dan on the track untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan,” ujarnya.

Eddy juga mengapresiasi Didit yang bisa diterima oleh semua pihak sebagai representasi yang melampaui perbedaan-perbedaan politik. “Kalau situasi politiknya stabil, demokrasi berkualitas dan pertumbuhan ekonomi terus naik maka pada akhirnya rakyat yang diuntungkan dengan kesejahteraan yang semoga terus meningkat,” ucapnya.

Megawati Titip Salam ke Prabowo Melalui Didit

Puan Maharani mengatakan Megawati menitipkan salam kepada Prabowo melalui Didit. “Ya, Ibu (menyampaikan) salam ke Pak Prabowo, semoga sehat selalu,” ujar Puan saat ditemui dalam acara gelar griya atau open house yang diselenggarakan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu, 2 April 2025.

Dengan disampaikannya salam tersebut, Puan berharap atmosfer politik nasional usai momen Lebaran dapat semakin baik sehingga agenda-agenda pemerintahan dapat berjalan dengan baik pula. “Semoga setelah Lebaran suasana semakin membaik dan semua berjalan baik untuk bangsa dan negara,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan Megawati sangat mengenal keluarga Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Begitu pula Prabowo dekat dengan keluarga besar Megawati. “Sudah sangat kenal lama Ibu Mega dengan keluarga Pak Prabowo,” kata Basarah setelah bertemu dengan Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin.

Basarah mengatakan Didit Prabowo memiliki hubungan yang akrab dengan cucu Megawati yang juga putri Puan Maharani, Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau Pinka Haprani. Kedekatan itu yang menjadi alasan bagi Didit menyambangi kediaman Megawati di momen Lebaran tahun ini. “Saya kira itu bentuk dari silaturahmi antara keluarga Pak Prabowo dengan keluarga Ibu Megawati,” ujarnya.

Kedatangan Didit ke rumah Megawati, kata Basarah, semakin menegaskan hubungan baik yang terjalin antara Megawati dan Prabowo. Basarah juga berharap hubungan baik antara dua keluarga tokoh tersebut bisa terus terawat selama-lamanya. “Mudah-mudahan persahabatan dan persaudaraan antara keluarga pak Prabowo dan keluarga ibu Mega akan terus terjadi selama-lamanya,” ucap Basarah.

Didit Membawa Pesan Prabowo ke Megawati

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Didit Prabowo menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah mantan presiden, termasuk Megawati. “Tentunya itu silaturahmi dalam rangka Idulfitri dan menyampaikan pesan dari Pak Prabowo," kata Dasco saat ditemui di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu.

Wakil Ketua DPR itu mengatakan Prabowo memiliki agenda yang padat, sehingga pesan perlu disampaikan lewat orang terdekatnya, dalam hal ini Didit. “Pak Prabowo pada saat bersamaan punya acara sendiri,” kata dia.

Eka Yudha Saputra, Oyuk Ivani Siagian, M. Raihan Muzakki, Hammam Izzuddin, dan Antara berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Pilihan editor: Mengapa Tarekat Ana Loloa di Maros Dianggap Sesat

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus