Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pendidikan

Wakil Ketua MPR Minta Pemda Segera Susun Syarat dalam SPMB 2025

Lestari berharap sejumlah persyaratan pada setiap jalur yang disediakan SPMB 2025 wajib diterapkan pemda secara transparan.

3 April 2025 | 09.58 WIB

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.
Perbesar
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta pemerintah daerah (pemda) segera menetapkan sejumlah persyaratan dari setiap jalur sistem penerimaan murid baru atau SPMB 2025. Syarat itu penting supaya wali murid dan calon murid baru dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Pemerintah daerah juga harus proaktif menyosialisasikan SPMB yang baru agar para orang tua murid memahami proses tahapan yang harus dilalui dalam mendaftarkan putra-putri mereka ke sekolah di tahun ajaran baru mendatang," kata Rerie, sapaan karibnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 2 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Rerie pun mengingatkan sejumlah persyaratan pada setiap jalur yang disediakan tersebut wajib diterapkan pemda secara transparan.

Anggota Komisi X DPR RI itu pun berharap kebijakan yang diterapkan pada SPMB 2025 dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan yang tersedia.

Menurut dia, dengan semakin banyak anak bangsa yang mengenyam pendidikan maka peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional akan semakin besar.

"Tentu saja, dengan kualitas SDM yang meningkat akan mendorong daya saing anak bangsa di tingkat global akan semakin baik," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan pihaknya telah menetapkan empat jalur dalam kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang akan diterapkan mulai Tahun Ajaran 2025/2026.

Adapun keempat jalur dalam kebijakan SPMB ini meliputi jalur domisili; jalur prestasi yang meliputi prestasi akademik, non akademik dan kepemimpinan; jalur afirmasi; dan jalur mutasi, yang memiliki persentase kuota minimal di setiap jenjang pendidikan.

Hendrik Yaputra

Bergabung dengan Tempo pada 2023. Lulusan Universitas Negeri Jakarta ini banyak meliput isu pendidikan dan konflik agraria.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus