Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Terapi mengapung bermanfaat untuk kesehatan. Orang yang menjalani terapi ini akan mengapung di bak berisi air larutan garam Epsom. Merujuk keterangan Pure Float metode terapi apung pertama kali digunakan pada 1950-an oleh ahli psikoanalisis dan neurofisiologi eksperimental John C. Lilly. Ia menggunakan metode mengambang untuk mempelajari aktivitas otak dan kesadaran.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Mengutip WebMD, terapi mengapung bermanfaat mengurangi kecemasan dan ketegangan otot. Larutan garam Epsom mengendurkan otot saat tubuh mengapung di air. Terapi mengapung juga telah dikaitkan dengan penurunan intensitas kecanduan rokok dan minuman beralkohol, mengurangi risiko radikal bebas, dan mengelola stres.
Persiapan sebelum menjalani terapi mengapung
1. Tak mengonsumsi kafein, alkohol, atau obat-obatan sebelum terapi
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Mengutip Cryotherapy Indy, beberapa jenis obat mengubah pengindraan tubuh yang rentan menyebabkan seseorang pingsan, muntah, atau panik saat mengapung. Tak hanya minuman beralkohol, soda, cokelat kopi juga tak dikonsumsi sebelum terapi mengapung. Sebab, kandungan itu meningkatkan adrenalin yang membuat otak sulit relaks.
2. Mandi sebelum dan sesudah terapi
Mandi bermanfaat mengendurkan tubuh dan relaks sebelum sesi terapi. Sedangkan mandi setelah terapi bertujuan menghilangkan larutan garam Epsom yang apabila dibiarkan terlalu lama rentan berakibat iritasi kulit.
3. Tak mencukur
Intensitas garam Epsom dalam air rentan menyebabkan iritasi kulit yang baru dicukur atau terluka. Sebaiknya tak menjalani terapi apabila kulit sedang ruam atau ada bagian luka yang terbuka.
Manfaat kandungan larutan garam Epsom
Mengutip WebMD, kandungan magnesium dalam garam espom berguna mengurangi zat berbahaya dalam tubuh, antara lain radikal bebas. Larutan garam Epsom juga mengurangi partikel kecil yang menyebabkan kerusakan sel, peradangan, dan gangguan autoimun.
Merujuk laporan penelitian ahli psikologi Peter Suedfeld, terapi apung mengurangi intensitas merokok dan minum alkohol. Sebab, terapi ini memberi efek mengurangi stres dan peningkatan kesadaran yang berkaitan pengurangan perilaku kecanduan.
Mengutip Healthline manfaat terapi mengapung di air larutan garam epsom termasuk mempercepat pemulihan setelah latihan fisik berat, menurunkan tingkat laktat darah. Sebuah laporan penelitian pada 2016 terhadap 60 atlet menemukan, terapi mengapung meningkatkan pemulihan psikologis setelah latihan intens dan kompetisi.
DELFI ANA HARAHAP
Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.