Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Minyak ikan dikenal sebagai sumber asam lemak tak jenuh yang mengandung omega-3, terutama EPA (Eicosapentaenoic Acid) dan DHA (Docosahexaenoic Acid).
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Asam lemak ini berperan penting bagi kesehatan dan nutrisi manusia, termasuk pada anak. Minyak ikan bermanfaat bagi anak dengan kondisi berikut:
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
1. ADHD (Gangguan Pemusatan Perhatian Hiperaktif)
Dilansir dari WebMD, anak-anak dengan ADHD memiliki kadar omega-3 lebih rendah dalam tubuh daripada anak-anak lainnya. Beberapa penelitian kecil telah melihat suplemen minyak ikan sebagai pengobatan. Mereka menemukan suplemen itu bisa meningkatkan perilaku, mengurangi hiperaktif, dan meningkatkan perhatian pada anak di bawah 12 tahun.
2. Depresi
Minyak ikan sering digunakan sebagai pengobatan untuk depresi pada orang dewasa. Ternyata, ini bisa digunakan juga pada anak-anak. Sebuah studi pada 2006 menunjukkan, konsumsi minyak ikan pada anak-anak berusia 6-12 tahun yang depresi bisa membantu mengatasi gejala mereka secara signifikan.
3. Diabetes
Sebuah studi mengamati anak-anak yang berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Para peneliti menemukan, mereka yang makan makanan tinggi omega-3 memiliki risiko lebih kecil untuk mengembangkan kondisi tersebut.
4. Asma
Omega-3 bisa mengurangi peradangan di saluran udara sehingga bermanfaat bagi mereka yang menderita asma. Sebuah studi terhadap 29 anak penderita asma menunjukkan, mereka yang mengonsumsi minyak ikan selama 10 bulan memiliki gejala lebih sedikit daripada mereka yang tidak. Tetapi, penelitian lain tentang minyak ikan sebagai pengobatan asma belum menemukan bukti yang konsisten.
5. Sulit tidur
Dilansir dari Medical News Today, sebuah studi pada 2014 menemukan, anak-anak di Inggris memiliki kadar DHA darah yang rendah, dan pemberian suplemen DHA selama 16 minggu menyebabkan mereka lebih banyak tidur setiap malam.
Para peneliti juga menunjukkan, sekitar 40 persen anak-anak di Amerika Serikat mungkin memiliki masalah tidur tingkat klinis. Mereka menyarankan omega-3 bisa bermanfaat mengatasi hal ini.
Sebuah studi pada 2020 terhadap remaja Meksiko menemukan, mereka yang memiliki kadar DHA plasma lebih tinggi memiliki durasi tidur 30 menit lebih lama di akhir pekan. Para penulis studi itu menyarankan, peningkatan 20 hingga 30 menit dalam durasi tidur bisa bermanfaat untuk hasil akademik.
Itulah beberapa manfaat minyak ikan untuk anak-anak. Perlu diingat banyak dari penelitian itu dilakukan dalam skala kecil. Supaya lebih aman, konsultasikan dengan dokter.
AMELIA RAHIMA SARI
Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.