Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Cari Vitamin E pada Bermacam Bahan Makanan ini

Banyak makanan sehat mengandung vitamin E yang baik bagi tubuh, seperti buah-buahan, sayuran dan lainnya. Bisa diperoleh di bahan makanan apa saja?

23 Februari 2022 | 09.54 WIB

Ilustrasi mayones. shutterstock.com
Perbesar
Ilustrasi mayones. shutterstock.com

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Makanan yang mengandung banyak macam nutrisi yang diperlukan oleh tubuh adalah makanan sehat. Makanan sehat mempunyai gizi yang baik dan seimbang, seperti mengandung karbohidrat, protein, lemak dan vitamin, salah satunya ialah vitamin E. Banyak makanan sehat yang mengandung vitamin E yang baik bagi tubuh, seperti buah-buahan, sayuran dan lainnya. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Melansir dari www.webmd.com vitamin E adalah vitamin penting diperlukan oleh banyak organ tubuh untuk fungsi yang tepat. Ini juga merupakan antioksidan. Vitamin E buatan yang terdapat dalam suplemen (all-rac-alpha-tocopherol) tidak sama dengan vitamin E yang secara alami ada di dalam makanan (RRR-alpha-tocophero). Vitamin E merupakan vitamin yang larut dalam lemak. Hal tersebut dijumpai dalam banyak makanan seperti minyak nabati, sereal, daging, unggas, telur, dan buah-buahan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Mengutip dari www.mayoclinic.org minyak canola, minyak zaitun, margarin, almond, kacang tanah, daging, susu, sayuran berdaun hijau, dan sereal yang diperkaya termasuk ke dalam jenis makanan yang kaya akan vitamin E. Selain itu, tersedia juga vitamin E sebagai suplemen oral (melalui saluran pencernaan makanan) dalam bentuk kapsul atau tetes. 

Dilansir dari www.mountsinai.org bibit gandum merupakan makanan yang menjadi sumber vitamin E terkaya. Namun ada juga makanan lainnya yang mengandung vitamin E dalam jumlah yang besar. Makanan tersebut ialah hati, telur, biji bunga matahari, margarin, minyak jagung, mayones, sereal gandum, bit, sawi, mustard, lobak, ubi jalar, alpukat, asparagus, dan ubi.

Makanan lain yakni kacang-kacangan seperti almond, hazelnut dan kenari, minyak nabati dingin termasuk juga zaitun, jagung, safflower, kedelai, biji kapas dan kanola, serta sayuran berdaun hijau tua seperti bayam dan kangkung menjadi makanan-makanan yang mengandung sejumlah besar vitamin E. Vitamin E juga tersedia dalam bentuk softgel, tablet, kapsul dan minyak topikal.

Vitamin E ada dalam bentuk alami dan sintesis. Vitamin E alami (d-alpha-tocopherol) atau tokoferol campuran alami yang biasanya direkomendasikan oleh penyedia layanan kesehatan. Namun karena paling mewakili makanan utuh, beberapa lebih suka tokoferol campuran atau dalam bentuk sintesisnya disebut dengan dl-alpha-tocopherol. Biasanya dosis akan tercantum dalam satuan internasional atau international units (IU).

Berdasarkan uji klinis, dosis yang kerap kali dipakai untuk mencegah dan mengobati penyakit pada orang dewasa adalah 400 sampai 800 IU per hari. Ini merupakan ketetapan dari Food and Nutrition Board of the Institute of Medicine ya g sudah menetapkan tingkat asupan yang dapat ditoleransi (UL) untuk vitamin E pada 1.000 mg (1.500 IU) per hari untuk suplemen vitamin E.

Sementara umumnya, dosis untuk mendapatkan manfaat vitamin E oral ialah 50 sampai 1.000 IU. Dapatkan sebagain besar vitamin E dari makanan ketimbang suplemen. Hal ini merupakan rekomendasi dari para ahli. 

PUSPITA AMANDA SARI

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus