Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO) mengadakan travel fair, Japan Travel Week menggunakan platform online, pada pada 3 Maret sampai 10 Maret.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Pihak JNTO Jakarta menganggap travel fair kali ini menarik karena menjelang momentum Olimpiade dan Paralimpiade di Tokyo, Jepang.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Ini adalah tahun terbaik bagi kita semua. Walaupun Olimpiade dan Paralimpiade di Tokyo, bukan berarti di tempat lain enggak menarik, ada bermacam-macam (tempat wisata) yang bisa dinikmati wisatawan asing ketika mengunjungi Jepang," kata Project Manager Japan Travel Week Akita Priandana saat jumpa media di bilangan Jakarta Pusat, Jumat, 31 Januari 2020.
Beberapa tempat selain Tokyo, yang menarik dikunjugi adalah Osaka, Nagoya, dan Sapporo. Namun ada satu wilayah yang ingin diperkenalkan oleh JNTO, yakni Tohoku.
"Tohoku aksesnya pun tidak terlalu jauh dari Tokyo. Pemandangan indah ada banyak festival yang sangat colorfull (penuh warna)," tuturnya. "Sampai sekarang banyak orang Indonesia yang belum tahu (Tohoku)."
Menurut dia, tahun 2020, kota yang akan sangat ramai dikunjungi wisatawan adalah Tokyo. Lagi-lagi, ucap dia, karena Tokyo menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade. Masa ramai pada kurun waktu pelaksanaan ajang olahraga internasional itu, yakni Juli hingga September.
"Kemungkinan besar kalau untuk mencari penginapan di area Tokyo pada waktu tersebut sudah pasti penuh," ujarnya. Maka, ia menyarankan penginapan yang agak jauh dari kepadatan, namun mudah dijangkau dengan transportasi shinkansen atau kereta.
Air terjun Nikko di wilayah Tohoku. Foto: @cptalbertwesker
Akita menambahkan, tahun ini JNTO mengusung tema kampanye Your Japan 2020. "Selama tahun 2020, dari 1 Januari sampai 31 Desember, ini tahun terbesar di Jepang, karena ada Olimpiade dan Paralimpiade." ucapnya.