Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kriminal

Serangan Mapolres Tarakan Dipicu Senggolan di Kafe, Panglima TNI dan Kapolri Akan Tindak Anggota

Panglima TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Listyo Sigit akan menindak anggota yang terlibat serangan ke Mapolres Tarakan dan pemicu kejadian tersebut.

28 Februari 2025 | 09.48 WIB

Sejumlah anggota TNI tampak melakukan perbaikan kerusakan di Mapolres Tarakan, Rabu (26/2/2025) pascainsiden penyerangan oleh oknum TNI pada Selasa (25/2/2025) malam. ANTARA/HO-Kodam VI/Mulawarman
Perbesar
Sejumlah anggota TNI tampak melakukan perbaikan kerusakan di Mapolres Tarakan, Rabu (26/2/2025) pascainsiden penyerangan oleh oknum TNI pada Selasa (25/2/2025) malam. ANTARA/HO-Kodam VI/Mulawarman

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan menindak anggota yang terlibat serangan ke Mapolres Tarakan dan pemicu kejadian tersebut.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Sudah enggak ada masalah. Pangdam dengan pimpinan dari Polri sudah membuat langkah-langkah,” kata Agus Subiyanto usai menghadiri acara pembagian bantuan sosial di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 27 Februari 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Agus juga menjelaskan bahwa pihaknya telah memeriksa anggota yang terlibat. Namun, ketika ditanya wartawan mengenai berapa jumlah anggota yang diperiksa, dia hanya menjawab ada beberapa orang.

“Nanti kami lihat kesalahan karena memang kejadiannya kan di tempat hiburan malam. Pasti akan kami tindak yang salah,” kata Panglima.

Sementara itu, Kapolri menegaskan akan menindak personel yang terlibat dalam peristiwa penyerangan tersebut.

“Saya minta untuk Kadiv Propam (Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri) juga berkoordinasi dengan Danpuspom (Komandan Pusat Polisi Militer) TNI, dan Danpuspomad (Danpuspom TNI Angkatan Darat), dan saya kira progresnya sedang berjalan,” kata Kapolri.

Menurut Kapolri, langkah tersebut diambil karena hal yang paling utama adalah menjaga soliditas dan sinergitas antara Polri dengan TNI.

Sebelumnya, para prajurit TNI diduga terlibat dalam penyerangan Polres Tarakan pada Senin malam, 24 Februari 2024.

Akibat insiden penyerangan Polres Tarakan tersebut, enam orang anggota Polri mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis.

Serangan itu dipicu pengeroyokan seorang anggota Yonif 614/RJP oleh lima personel Polres Tarakan pada Sabtu, 22 Februari 2025. Kedua pihak sepakat berdamai dan pelaku akan memberikan biaya pengobatan Rp 10 juta.

Namun janji pemberian uang pengobatan tak kunjung teralisasi sehingga memicu sekitar 20 anggota Yonif 614/RJP mendatangi Mapolres Tarakan untuk mencari 5 personel Polres Tarakan yang diduga terlibat.

"Dalam aksi spontanitas tersebut, terjadi pelemparan batu yang mengakibatkan kerusakan pada kaca dan pintu Pos Jaga serta beberapa kaca Mapolres Tarakan," ujar Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal Rudy Rachmat Nugraha dikutip dari laman Instagram Komando Daerah Militer VI/Mulawarman @kodam_mlw, Selasa, 26 Februari 2025.

Anggota TNI Perbaiki Malpores Tarakan

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha memerintahkan personel Kodim 0907/Trk dan Yonif 613/RJA memperbaiki kerusakan markas Polres Tarakan, Kaltara, sebagai tanggung jawab moril usai insiden.

"Ini menandakan solidaritas TNI dan Polri tetap terjaga," kata Rudy Rachmat Nugraha dalam keterangan yang diterima di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu.

Perbaikan dilakukan dengan memasang kaca yang pecah di beberapa ruangan di Polres Tarakan, antara lain ruang Kapolres dan ruang SPKT.

Dalam proses perbaikan, personel Polres Tarakan juga turut membantu.

Dukungan moril ini sekaligus menuntaskan pernyataan tanggung jawab yang disampaikan Pangdam saat meninjau Mapolres Tarakan bersama Kapolda Kaltara Irjen Hary Sudwijanto, Selasa.

Pangdam juga mengajak seluruh pihak agar dapat meredam situasi. "Intinya memang kita sama-sama mendinginkan suasana dan sebetulnya peristiwa ini tidak akan merusak soliditas yang sudah kita bangun," ujarnya.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus