Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Jokowi Jemput Pangeran Abu Dhabi di Bandara Soekarno - Hatta

Presiden Jokowi menjemput putra mahkota Abu Dhabi di Bandara Soekarno Hatta

24 Juli 2019 | 09.38 WIB

Jenderal Shaikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Pangeran Abu Dhabi dan Panglima Angkatan Bersenjata UEA, bersama Mayor Jenderal Eisa Saif Al Mazrouei.[Khaleej Times]
Perbesar
Jenderal Shaikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Pangeran Abu Dhabi dan Panglima Angkatan Bersenjata UEA, bersama Mayor Jenderal Eisa Saif Al Mazrouei.[Khaleej Times]

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Putra Mahkota Abu Dhabi Jenderal Shaikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan tiba di Indonesia, hari ini, Rabu, 24 Juli 2019. Presiden Joko Widodo atau Jokowi langsung menyambut kedatangannya di Bandar Udara Soekarno - Hatta, Tangerang.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Mohamed mendarat di Soetta tepat pukul 09.00 WIB. Presiden Jokowi bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menyambutnya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Usai acara penyambutan, Jokowi dan Mohamed berangkat menuju Istana Bogor, Jawa Barat. Jokowi dan Mohamed berada dalam satu mobil yang sama.

Sikap Jokowi yang menyambut Mohamed di Bandara ini merupakan balasan atas perbuatan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Persatuan Emirat Arab pada 2015. Saat itu, Jokowi yang berkunjung ke UEA juga disambut langsung oleh Mohamed di Bandara.

Selain disambut, Jokowi bercerita jika dia saat itu disopiri oleh Mohamed dan sempat diajak ngebut. "Keluar airport beliau sopiri saya, mobilnya enggak ada mereknya, biar enggak ndeso saya lirik-lirik gak nanya," kata Jokowi dalam acara Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, 25 April 2018.

Jokowi menuturkan jika ia merasa mobil yang disopiri Mohammed bergerak pelan. Namun saat ia melihat speedometer ternyata kecepatannya lebih dari 200 kilometer per jam. "Saya tengok-tengok di speedometer-nya lebih dari 200 km/jam, deg-degan juga mobil di belakang ketinggalan," kata Jokowi.

Ahmad Faiz

Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Bergabung dengan Tempo sejak 2015. Pernah ditempatkan di desk bisnis, politik, internasional, megapolitan, sekarang di hukum dan kriminalitas. Bagian The Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea 2023

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus