Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Salami Pendukung, Tangan Jokowi Terluka

Tangan Jokowi terluka lantaran menyalami para pendukungnya saat berkampanye di Dumai, Riau. Tapi ada sang istri, Iriana yang siap menempelkan plester.

27 Maret 2019 | 06.34 WIB

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo mengunjungi Kedai Kopi Arabika, Jalan Sultan Hasanuddin, Dumai, untuk menikmati kopi bersama kalangan milenial, 26 Maret 2019. Tampak satu meja dengan Jokowi yakni Ketua TKN Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, dan Gubernur Riau Syamsuar. TEMPO/Ahmad Faiz
Perbesar
Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo mengunjungi Kedai Kopi Arabika, Jalan Sultan Hasanuddin, Dumai, untuk menikmati kopi bersama kalangan milenial, 26 Maret 2019. Tampak satu meja dengan Jokowi yakni Ketua TKN Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, dan Gubernur Riau Syamsuar. TEMPO/Ahmad Faiz

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah plester menempel di punggung tangan kanan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi. Jokowi mengatakan tangannya terluka waktu ia berkampanye dan meladeni permintaan pendukungnya untuk bersalaman.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Biasa, salaman (lalu) luka," kata Jokowi di Kedai Kopi Arabika, Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Dumai, Riau, Selasa, 26 Maret 2019.

Jokowi bercerita ia memilih menyalami para pendukungnya kala tiba di suatu tempat kampanye. Namun antusiasme yang tinggi terkadang membuat warga sampai berebut dan menarik-narik tangannya.

"Ya, biasa. Kalau antusiasme seperti itu tidak mungkin menghindar. Ya sudah," ucapnya.

Ia menuturkan ada orang spesial yang akan membantunya untuk menempelkan plester di tangannya jika terluka. Dia adalah istrinya, Iriana, atau asisten ajudannya.

"Tadi ibu (Iriana), juga Syarif (Inspektur Satu Syarif Muhammad Fitriansyah)," ujarnya.

Menyalami warga memang menjadi kebiasaan Jokowi, baik selaku presiden atau calon presiden, saat menghadiri acara di suatu tempat. Biasanya Jokowi akan menyalami masyarakat yang hadir sambil terus berjalan menuju tempat duduknya.

Kali ini, di Dumai, Jokowi memilih berjalan kaki sepanjang 700 meter menuju Lapangan Bukit Gelanggang, tempatnya berkampanye, sambil menembus lautan manusia dan meladeni permintaan bersalaman atau foto.

Ahmad Faiz

Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Bergabung dengan Tempo sejak 2015. Pernah ditempatkan di desk bisnis, politik, internasional, megapolitan, sekarang di hukum dan kriminalitas. Bagian The Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea 2023

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus