Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir telah memutuskan nasib Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara yang tidak lagi menjadi orang nomor satu maskapai plat merah tersebut.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Keputusan Erick Thohir ramai menuai tanggapan warganet. Kata kunci Dirut Garuda terpopuler di media sosial Twitter. Netizen pun ramai-ramai membahas pengganti Ari Askhara sebagai Dirut Garuda.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Salah satu warganet dengan akun Twitter @sitepusalim mengusulkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk mengisi posisi yang kosong ditinggalkan oleh Ari Ashkara. "Semoga Ibu @susipudjiastuti menjabat Dirut Garuda ya," tulisnya, Kamis, 5 Desember 2019.
Kemudian netizen lain menyarankan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi mempertimbangkan Susi Pudjiastuti menjadi Dirut Garuda. Susi dianggap bisa membawa Garuda Indonesia menjadi lebih baik.
"Pas banget dan saya setuju ibu @susipudjiastuti jadi Dirut Garuda.Pasti yg macam-macam ditenggelamkan. Sudah waktunya Indonesia dipimpin oleh orang yg tidak maruk harta dan sebagainya, Pak @jokowi mohon dipertimbangkan," ucapnya.
Lalu pengguna media sosial Twitter lain dengan akun @LopsCTS merasa Susi cocok menjadi Dirut Garuda selanjutnya, karena memang ia mempunyai latar belakang pernah memimpin maskapai domestik Susi Air. "Dirut Garuda di pecat, semoga penggantinya Bu Susi, susi air aja bisa berhasil. Biar di obrak abrik sama bu @susipudjiastuti," kata dia
Menteri BUMN Erick Thohir kemarin memberhentikan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara terkait dugaan penyelundupan sepeda motor Harley Davidson melalui pesawat anyar Garuda, Airbus 330-900 Neo.
"Saya, Menteri BUMN akan memberhentikan saudara Direktur Utama Garuda Indonesia, tapi karena perusahaan publik akan ada prosesnya lagi," ujar Erick Thohir di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis, 5 Desember 2019.
Erick mengatakan pemberhentian itu dilakukan lantaran proses penyelundupan diduga dilakukan secara menyeluruh oleh Garuda Indonesia. Oleh karena itu, selain memberhentikan Ari Askhara, Erick mengatakan bakal mengusut tuntas kasus tersebut, hingga mencari akar permasalahannya, dan akan membawanya ke ranah hukum pidana.
EKO WAHYUDI | CAESAR AKBAR