Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - KAI Commuter mencatat total 16.714.790 pengguna pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025 yang berlangsung selama 18 hari, dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Pelayanan Commuter Line Jabodetabek, Commuter Line Merak, dan Commuter Line Soetta, mengalami kenaikan dua persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 16.448.681 pengguna.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Layanan Commuter Line Soetta, tercatat sebanyak 104.739 pengguna, sedangkan Commuter Line Merak melayani 265.150 pengguna. "Selama masa Nataru, KAI Commuter melayani 16.344.901 pengguna untuk Commuter Line Jabodetabek, yang juga naik dua persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 16.073.293 orang," ungkap Joni Martinus, Vice President Corporate Secretary KAI Commuter dalam keterangan resmi pada Rabu, 8 Januari 2025.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Selama masa angkutan, Stasiun Bogor tercatat sebagai stasiun dengan volume pengguna terbanyak untuk Commuter Line Jabodetabek, dengan lebih dari 998 ribu pengguna yang naik dan lebih dari satu juta yang turun. Sementara untuk Commuter Line Merak, Stasiun Rangkasbitung mencatatkan lebih dari 65 ribu pengguna yang berangkat dan hampir 66 ribu yang turun.
Layanan Commuter Line Soetta yang menghubungkan pusat kota dengan Bandara Soekarno-Hatta juga menunjukkan hasil positif, dengan lebih dari 42 ribu orang menggunakan layanan ini menuju bandara dan lebih dari 34 ribu orang menggunakan Commuter Line Soetta dari bandara.
Keberangkatan On Time Performance (OTP) atau ketepatan waktu, untuk Commuter Line Jabodetabek tercatat 97 persen, dengan ketepatan kedatangan 94 persen. Sementara itu, untuk Commuter Line Soetta, OTP keberangkatan dan kedatangan masing-masing tercatat sebesar 99 persen, dan untuk Commuter Line Merak, OTP keberangkatan dan kedatangan tercatat sempurna, yakni 100 persen.
Pilihan Editor: Jika Impor Empat Komoditas Pangan Benar-Benar Disetop