Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Tinder merilis laporan tahunan "Year in Swipe" yang mengugkap tren pengguna untuk mencari cinta. Aplikasi kencan tersebut mengungkapkan lonjakan pengguna yang menggunakan fitur "paspor". Fitur ini memungkinkan orang menjelajahi dunia kencan secara virtual di negara atau kota yang berbeda dari tempat mereka berada saat ini.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Menurut aplikasi tersebut, pelancong Amerika Serikat mencari cinta di Kota Cahaya, Paris. Paris menjadi kota teratas yang akan dituju orang dengan paspor. Sepanjang 2024, ada peningkatan 103 persen dalam penggunaan fitur paspor di Prancis, yang mungkin berasal dari volume orang yang menghadiri Olimpiade Musim Panas 2024.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Sebagian besar pengguna Tinder berusia 18 hingga 25 tahun mengubah lokasi mereka ke London. Banyak yang suka dengan aksen British para penduduk ibu kota Inggris itu.
Di luar Paris dan London, Kota Shinjuku, Jepang; Medellín, Kolombia; Amsterdam, Belanda; dan Barcelona, Spanyol melengkapi lima kota teratas tempat orang mencari jodoh dari Amerika Serikat.
Untuk negara secara keseluruhan, Meksiko, Kanada, Kolombia, Filipina, dan Jepang adalah tempat teratas tempat pengguna Amerika mencari cinta secara internasional, aplikasi tersebut berbagi dengan Travel + Leisure. Melengkapi 10 teratas adalah Prancis, Spanyol, Republik Dominika, Australia, dan Jerman.
Data Internal Tinder
Laporan tersebut dibuat berdasarkan data internal Tinder sepanjang 2024. Perusahaan tersebut mengungkap bahwa fitur paspor digunakan rata-rata 145.000 kali per hari, dan koneksi rute virtual telah mencapai lebih dari 62 miliar mil.
Banyak pelancong mungkin beralih ke Tinder untuk mencari cinta, beberapa pakar perjalanan mengatakan bahwa aplikasi itu bisa menjadi cara mudah untuk bertemu penduduk setempat dan menemukan saran untuk permata tersembunyi. "Buku panduan memang bagus. Namun, ada banyak hal yang lebih diketahui penduduk lokal daripada Lonely Planet," ungkap penulis perjalanan Katie Jackson dalam sebuah artikel tahun 2021 untuk T+L tentang bagaimana ia menggunakan Tinder untuk menemukan wawasan lokal.
Selain tren perjalanan, laporan Tinder mengungkapkan bahwa pengguna mencari 'nano-ships', atau komitmen yang lebih kecil, dan lebih vokal tentang jenis pasangan yang mereka cari.
TRAVEL + LEISURE | NEW YORK POST
Pilihan Editor: 5 Destinasi Wisata Pantai Pengganti Maldives