Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk tetap menjaga kondisi damai menjelang tahun politik. Ia menyerukan TNI untuk tetap netral di tengah panas persaingan Pemilu 2024.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Segera padamkan percikan sekecil apapun," kata Jokowi menyampaikan amanat dalam peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-78 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Monumen Nasional, Jakarta Pusat pada Kamis, 5 Oktober 2023
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Berikan pemahaman kepada masyarakat bahwa beda pilihan itu wajar, menang kalah itu juga wajar," katan Jokowi.
Upacara HUT ke-78 TNI dimulai sekira pukul 07.24 WIB dengan peniupan terompet. Kemudian, acara pokok HUT TNI berlangsung pada 08.00 WIB hingga 08.36 WIB.
Jokowi menaiki tank BMP-3F yang dimiliki Korps Marinir TNI Angkatan Laut saat melakukan inspeksi. Tank tersebut melintasi barisan pasukan TNI dari tiga matra dengan diirini lagu Mars TNI.
Presiden menggelar inspeksi bersama Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Panglima Divisi Infantri III/Kostrad Mayjen Choirul Anam yang bertugas sebagai komandan upacara.
Dalam pidatonya, Jokowi mengapresiasi TNI yang mendapat kepercayaan tinggi dari masyarakat. Ia juya menyinggung soal urusan modernisasi alutsista yang belum menjadi prioritas nasional.
Pemilu 2024 akan diadakan secara serentak, termasuk pemilihan presiden dan pemilihan kepala daerah.
DANIEL A. FAJRI