Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Menteri Agama Nasaruddin Umar Doakan Kesembuhan Paus Fransiskus

Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai Paus Fransiskus sebagai sahabat kemanusiaan yang luar biasa.

26 Februari 2025 | 11.21 WIB

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kanan) bersama Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo (kiri) menyambut kedatangan  Paus Fransiskus di Plaza Al Fatah, kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis 5 September 2024. Paus Fransiskus bersama akan menandatangani dokumen kemanusiaan dalam kunjungan apostoliknya ke Indonesia. Paus akan meneken dokumen berisi komitmen kerukunan hidup beragama bersama Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. TEMPO/Subekti.
Perbesar
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kanan) bersama Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo (kiri) menyambut kedatangan Paus Fransiskus di Plaza Al Fatah, kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis 5 September 2024. Paus Fransiskus bersama akan menandatangani dokumen kemanusiaan dalam kunjungan apostoliknya ke Indonesia. Paus akan meneken dokumen berisi komitmen kerukunan hidup beragama bersama Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. TEMPO/Subekti.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendoakan kesembuhan Paus Fransiskus yang tengah dirawat di rumah sakit Gemelli, Roma, sejak 14 Februari 2024. Nasaruddin menyampaikan ini saat menghadiri Peace Forum di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin, 24 Februari 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

“Mari sama-sama kita mendoakan Paus Fransiskus,” kata Nasaruddin Umar, dikutip dari keterangan tertulis Kementerian Agama. Imam Besar Masjid Istiqlal ini menilai Paus sebagai sahabat kemanusiaan yang luar biasa. “Beliau yang telah mengabdikan dirinya untuk umat, mewakafkan dirinya untuk kemanusiaan.”

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Dalam pidatonya di forum damai bersama Laskar Prabowo 08 di Ruang VIP itu, Nasaruddin menekankan pentingnya saling cinta satu sama lain. Dia mengatakan, semua agama tidak boleh mengajarkan kebencian dan menekankan perbedaan.

"Kebenaran universal itu tidak bisa dipilah-pilah. Dan siapa yang ingin berbicara kedamaian, datanglah ke Istiqlal. Istiqlal artinya merdeka," kata Nasaruddin.

Tim media Takhta Suci Vatikan mengabarkan Kondisi kesehatan Paus Fransiskus masih kritis namun stabil. Informasi itu dilansir kantor berita Turki, Anadolu. “Tidak ada serangan pernapasan akut (ISPA) dan parameter hemodinamik Paus masih konstan," kutip Antara.

Kantor Berita Anadolu mewartakan, pada Senin malam Vatikan mengumumkan kondisi kesehatan Paus yang mengalami sedikit perbaikan.

"Tidak ada episode gangguan pernapasan seperti asma yang terjadi hari itu, dan beberapa hasil tes laboratorium menunjukkan peningkatan," tulis pernyataan Kantor Pers Vatikan.

Pernyataan itu juga menyebutkan masalah kesehatan ginjal ringan yang dialami Paus tidak menimbulkan kekhawatiran. Bahkan Paus kembali bekerja dan menelepon paroki di Gaza pada Senin malam.

Paus Fransiskus menjalani perawatan di Rumah Sakit Gemelli akibat pneumonia ganda. Pada Ahad, Vatikan menyatakan bahwa Paus Fransiskus telah menerima transfusi darah untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuhnya.

Daniel Ahmad Fajri

Daniel Ahmad Fajri

Bergabung dengan Tempo pada 2021. Kini reporter di kanal Nasional untuk meliput politik dan kebijakan pemerintah. Bertugas di Istana Kepresidenan pada 2023-2024. Meminati isu hubungan internasional, gaya hidup, dan musik. Anggota Aliansi Jurnalis Independen.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus