Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Soal Natuna, Jokowi: Tak Ada Tawar-Menawar soal Kedaulatan

Jokowi menganggap seluruh pernyataan menteri-menterinya soal Natuna sudah tepat.

6 Januari 2020 | 14.14 WIB

Presiden Joko Widodo  bersama Menko Polhukam Luhut Panjaitan di atas kapal perang KRI Imam Bonjol 383 di perairan Natuna, Kepulauan Riau, 23 Juni 2016. Jaket sepertinya menjadi salah satu fashion item yang menjadi ciri khas penampilan Jokowi selain kemeja putih. Foto: Biro Pers Setpres
Perbesar
Presiden Joko Widodo bersama Menko Polhukam Luhut Panjaitan di atas kapal perang KRI Imam Bonjol 383 di perairan Natuna, Kepulauan Riau, 23 Juni 2016. Jaket sepertinya menjadi salah satu fashion item yang menjadi ciri khas penampilan Jokowi selain kemeja putih. Foto: Biro Pers Setpres

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan kedaulatan Indonesia di perairan Natuna tidak bisa ditawar-tawar. Menurut dia, pernyataan para menteri terkait konflik Indonesia-Cina di Laut Natuna yang menegaskan kedaulatan Indonesia sudah tepat.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Saya kira, seluruh statement yang disampaikan sudah sangat baik bahwa tidak ada yang namanya tawar-menawar mengenai kedaulatan, mengenai teritorial negara kita," katanya dalam pengantar rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 6 Januari 2019.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Hubungan Indonesia dan Cina memanas seiring masuknya kapal penjaga pantai dan nelayan Cina ke Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia di perairan Natuna beberapa waktu lalu.

Pemerintah Indonesia telah menyampaikan empat sikap terkait konflik ini. Pertama, Indonesia menilai Cina telah melanggar Zona Ekonomi Eksklusif dan menolak klaim Cina terkait traditional fishing ground.

Kedua, Indonesia menolak klaim atas penguasaan Laut Natuna Utara atas dasar Nine Dash Line. Ketiga, TNI akan meningkatkan operasi di Laut Natuna secara intensif.

Sedangkan sikap pemerintah yang terakhir adalah peningkatan kegiatan ekonomi di sekitar wilayah ZEE Indonesia atau laut Natuna.

Ahmad Faiz

Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Bergabung dengan Tempo sejak 2015. Pernah ditempatkan di desk bisnis, politik, internasional, megapolitan, sekarang di hukum dan kriminalitas. Bagian The Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea 2023

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus