Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan kedaulatan Indonesia di perairan Natuna tidak bisa ditawar-tawar. Menurut dia, pernyataan para menteri terkait konflik Indonesia-Cina di Laut Natuna yang menegaskan kedaulatan Indonesia sudah tepat.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Saya kira, seluruh statement yang disampaikan sudah sangat baik bahwa tidak ada yang namanya tawar-menawar mengenai kedaulatan, mengenai teritorial negara kita," katanya dalam pengantar rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 6 Januari 2019.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Hubungan Indonesia dan Cina memanas seiring masuknya kapal penjaga pantai dan nelayan Cina ke Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia di perairan Natuna beberapa waktu lalu.
Pemerintah Indonesia telah menyampaikan empat sikap terkait konflik ini. Pertama, Indonesia menilai Cina telah melanggar Zona Ekonomi Eksklusif dan menolak klaim Cina terkait traditional fishing ground.
Kedua, Indonesia menolak klaim atas penguasaan Laut Natuna Utara atas dasar Nine Dash Line. Ketiga, TNI akan meningkatkan operasi di Laut Natuna secara intensif.
Sedangkan sikap pemerintah yang terakhir adalah peningkatan kegiatan ekonomi di sekitar wilayah ZEE Indonesia atau laut Natuna.