Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Bupati Purbalingga Kasih Salam Metal, PDIP: Itu Salam Kami

Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto tak mengetahui kenapa Bupati Purbalingga Tasdi mengacungkan salam metal saat tiba di KPK setelah kena OTT.

5 Juni 2018 | 18.26 WIB

Bupati Purbalingga Tasdi (tengah) mengacungkan salam saat tiba di gedung KPK dengan pengawalan tim penyidik KPK di Gedung KPK, Jakarta, Selasa , 5 Juni 2018. Tasdi terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK bersama lima orang lainya yakni sejumlah pejabat daerah Purbalingga dan pihak swasta terkait kasus dugaan suap proyek infrastruktur di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. ANTARA
Perbesar
Bupati Purbalingga Tasdi (tengah) mengacungkan salam saat tiba di gedung KPK dengan pengawalan tim penyidik KPK di Gedung KPK, Jakarta, Selasa , 5 Juni 2018. Tasdi terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK bersama lima orang lainya yakni sejumlah pejabat daerah Purbalingga dan pihak swasta terkait kasus dugaan suap proyek infrastruktur di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. ANTARA

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Purbalingga Tasdi yang terjaring operasi tangkap tangan KPK mengacungkan salam metal saat tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa dini hari, 5 Juni 2018. Ia tampak beberapa kali mengacungkan salam itu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto tak mengetahui makna yang hendak disampaikan Bupati Purbalingga yang juga kader Banteng tersebut.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Yang tahu Pak Tasdi Sendiri (kenapa memberi salam metal)," ujar pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu. Menurut dia, salam metal memang identik dengan PDIP.

"Salam metal adalah salam kami (PDIP). Merah Total, Mega Total, dan Menang Total," ucap Bambang Pacul, Selasa 5 Juni 2018.

Saat ditanya apakah pihak PDIP keberatan dengan sikap Tasdi, Bambang mengaku tidak bisa melarang orang mengacungkan salam metal. "Siapa yang bisa larang orang bisa kasih kode salam metal?," ujar Bambang.

Tasdi tertangkap tangan KPK di kantornya pada Senin 4 Juni 2018. Ia digelandang di Gedung KPK pada Selasa 6 Juni pagi. Saat digiring petugas KPK, Tasdi tak mengucapkan sepatah kata, namun langsung mengacungkan salam metal dengan tangan kanannya.

Politikus PDI Perjuangan tersebut diciduk KPK bersama Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Purbalingga Jateng, satu rekan dari pihak swasta, dan ajudannya.

Tasdi merupakan politikus yang merintis kariernya di PDIP sejak dari bawah. Bupati Purbalingga itu tercatat tiga kali menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Purbalingga sejak 2005. Hingga ditangkap KPK, Tasdi masih menjabat Ketua DPC PDI sampai tahun 2020.

Namun Bambang Pacul mengatakan DPP PDIP langsung memecat Bupati Purbalingga itu setelah dicokok KPK.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus