Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Nicky Astria mengenang saat aliran musik rock masih banyak diminati di Indonesia. Kala itu, penyanyi rock baik laki-laki maupun perempuan mulai bermunculan. Di era Nicky Astria, ada Nike Ardilla, Anggun C. Sasmi, dan Mel Shandy misalnya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Seiring waktu, generasi lady rocker mulai meredup. Musababnya, menurut Nicky Astria, lantaran genre musik rock kurang disukai pasar. "Lagu rock susah dijual," ujar Nicky seusai konferensi pers konser Terus Berlari, Jakarta, Jumat 9 Agustus 2019.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Namun regenerasi penyanyi perempuan yang konsisten di genre musik rock berlangsung lambat. "Pada masa saya, pertama kali lady rock muncul dan termasuk banyak pada generasi di bawah saya," tutur musikus 51 tahun itu.
Lady Rocker Nicky Astria mengikuti konfrensi pers persiapan konsernya bertajuk Terus Berlari di Jakarta, 09 Agustus 2019. Konser Nicky Astria Terus Berlari akan berlangsung pada 23 Agustus 2019 di Balai Sarbini, Jakarta. Tempo/Nurdiansah
Musik rock, Nicky Astria melanjutkan, belum punya jaminan bakal sukses secara komersil seperti genre musik lain, seperti dangdut dan pop. Sementara hukum ekonomi yang juga berlaku di dunia musik adalah orang-orang tentu memilih musik yang pasti laku dan diterima pasar.