Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Baca Puisi di HUT ke-52 PDIP, Butet Kartaredjasa: Terinspirasi dari Kenyataan Indonesia

Butet Kartedjasa membacakan puisi Dibakar Luka di depan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat perayaan HUT ke-52 partai itu hari ini.

10 Januari 2025 | 15.06 WIB

Image of Tempo
Perbesar
Butet Kartaredjasa mementaskan "Putra Sang Maestro" di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, 14 November 2024. Butet Kartaredjasa menggagas Teater Kita bersama almarhum Djaduk Ferianto dan Agus Noor. TEMPO/Ilham Balindra

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Seniman Butet Kartaredjasa membacakan puisinya yang berjudul Dibakar Luka dalam acara Hari Ulang Tahun atau HUT ke-52 PDIP. Butet mengatakan puisi itu dia tulis pada 2 Januari 2025 kala merenungi tahun 2024.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Saya merenung, saya lahirkan puisi ini, terinspirasi dari kenyataan Indonesia,” kata Butet di Sekolah Partai PDI-P, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Januari 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Menurut dia, 2024 merupakan tahun yang penuh akal-akalan yang merusak konstitusi dan demokrasi Indonesia. Butet menuturkan, sikap kukuh Megawati dalam mempertahankan konstitusi dan demokrasi.

Dia menyebut “luka” adalah bara yang bisa menyala, memiliki energi, dan berdaya. Oleh karena itu, dia memberi judul puisinya Dibakar Luka.

Dalam kesempatan itu, Butet turut menyinggung seseorang yang berambisi untuk memperpanjang kekuasaan. 

“Apa kalian akan biarkan pengkhianatan yang terang benderang? Tidak. Apa kalian tidak terjaga dan melawan, ketika bangsa dan negara dikangkangi ambisi perpanjangan kekuasaan semata-mata. Apa kalian tidak melawan? Melawan,” ujar Butet dalam puisinya.

Butet membacakan puisi itu di depan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang didampingi oleh Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto serta Kepala Ruang Pengendali dan Analisis Situasi (Situation Room) Prananda Prabowo. 

Dalam acara tersebut tampak pula sejumlah elite DPP PDIP lain, seperti Ganjar Pranowo, Bendahara Umum Olly Dondokambey, Said Abdullah, Komarudin Watubun, Eriko Sotarduga, hingga politikus senior Panda Nababan.

Adapun Ketua DPP PDIP Puan Maharani hadir sekitar pukul 13.38 WIB saat pertunjukan seni dan pembacaan puisi selesai dilangsungkan di teras sekolah partai. Usai menyapa awak media di depan pintu masuk, Puan naik ke lantai 2 gedung karena acara segera dimulai.

Adapun, HUT ke-52 PDIP membawa tema Satyam Eva Jayate yang artinya kebenaran pasti akan menang. Semboyan itu kerap dipakai oleh PDIP dalam acara-acara partai dalam beberapa tahun ini, misalnya pada HUT ke-51 pada Januari 2024 dan Rakernas pada Mei 2024.

"Ini kembali ditampilkan pesan dari bu Megawati Soekarnoputri. Seluruh pesan kebenaran karena PDI Perjuangan selalu kokoh pada jalan kebenaran," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.


 
Daniel A. Fajri berkontribusi dalam artikel ini.

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
>
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus