Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Pengamat Anggap Pemateri Retret Kepala Daerah Perlu Diperluas Jika Digelar Kembali

Menurut dia, jika retret kepala daerah akan digelar kembali, elemen masyarakat juga perlu dihadirkan untuk menyampaikan aspirasi kepada kepala daerah.

2 Maret 2025 | 12.51 WIB

Wakil kepala daerah memasuki gerbang Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, 27 Februari 2025. Wakil kepala daerah datang ke Lembah Tidar untuk mengikuti retret pada hari ketujuh menyusul kepala daerah yang telah hadir satu minggu sebelumnya. Antara/Anis Efizudin
Perbesar
Wakil kepala daerah memasuki gerbang Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, 27 Februari 2025. Wakil kepala daerah datang ke Lembah Tidar untuk mengikuti retret pada hari ketujuh menyusul kepala daerah yang telah hadir satu minggu sebelumnya. Antara/Anis Efizudin

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menganggap ada sejumlah evaluasi yang perlu dilakukan jika retret kepala daerah bakal digelar kembali tahun depan. Menurut dia, Kementerian Dalam Negeri juga perlu menghadirkan pemateri dari kalangan nonpemerintah.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Pematerinya bukan hanya seperti presiden terdahulu (dan orang pemerintah). Bukan, tapi juga dari teknokrat, akademisi, perlu dilebarkan ke situ,” kata Trubus saat dihubungi Tempo pada Ahad, 2 Maret 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Menurut dia, jika retret kepala daerah akan digelar kembali, elemen masyarakat juga perlu dihadirkan untuk menyampaikan aspirasi kepada kepala daerah. Sebab, Trubus menganggap kepala daerah sejatinya merupakan pelayan masyarakat.

Trubus menilai selama ini ada isu pelayanan publik yang belum berjalan optimal di tingkat daerah. Sehingga, jika digelar kembali maka perlu ada partisipasi publik dalam agenda tersebut. “Tokoh masyarakat, tokoh agama, itu perlu dihadirkan juga,” kata dia.

Retret kepala daerah sebelumnya berlangsung selama delapan hari di Akademi Militer Magelang sejak 21 hingga 28 Februari 2025. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan Presiden Prabowo Subianto meminta kegiatan serupa digelar lagi. "Minta Kememdagri menyelenggarakan retret ini pada tahun 2026," kata dia setelah penutupan retret.

Menurut dia, retret kedua itu untuk melihat kinerja pemerintahan daerah setelah satu tahun bekerja. "Supaya mengevaluasi target yang diberikan. Supaya tidak omon-omon," ujar dia.

Bima menyebut, sejumlah target dibebankan kepada pemerintah daerah setelah mengikuti retret ini. "Target swasembada pangan dan hilirisasi," ungkap mantan Wali Kota Bogor tersebut.

Hingga retret berakhir, sebanyak 493 kepala daerah berpartisipasi. Kemudian ada 477 wakil kepala daerah yang bergabung selama dua hari terakhir.

Puluhan menteri dan ketua lembaga penegakkan hukum menjadi pemateri retret kepala daerah. Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono juga menyampaikan paparan. Arahan terakhir disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

Jamal Abdun Nashr berkontribusi dalam artikel ini.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus